Sabtu, 20 Jun 2026 22:24 WIB

Pinjol dan Paylater Jadi Penyebab Konflik Rumah Tangga, Tak Hanya KDRT

Banyak pasangan yang akhirnya memilih berpisah gara-gara Pinjol dan Paylater. Foto: Ilustrasi/superai image
Banyak pasangan yang akhirnya memilih berpisah gara-gara Pinjol dan Paylater. Foto: Ilustrasi/superai image

jatimnow.com - Pengadilan Agama (PA) Surabaya menerima gelombang gugatan cerai yang cukup tinggi selama semester pertama tahun 2025, mencapai 2.930 kasus.

Yang mengejutkan, pengajuan pinjaman online (pinjol) dan paylater secara diam-diam menjadi salah satu faktor utama penyebabnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Cerai, Ini Tanda Broken Home yang Merusak Psikis Anak

"Meskipun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masih mendominasi, kasus pinjol dan paylater ini cukup signifikan," ungkap Humas PA Surabaya, Akramudin.

Ia menjelaskan banyak pasangan suami istri yang baru mengetahui adanya pinjaman setelah tagihan datang. Ketidakjujuran ini memicu konflik dan berujung pada gugatan cerai.

"Saat ditagih, baru ketahuan kalau pasangannya sudah pinjam uang tanpa sepengetahuan mereka," jelas Akram.

Situasi ini diperparah dengan masalah ekonomi lain, seperti kecanduan judi online yang semakin memperburuk kondisi keuangan keluarga.

Dari total 2.930 gugatan, 791 diajukan suami (cerai talak) dan 2.139 diajukan istri (cerai gugat).

Namun, Akram menekankan bahwa tidak semua gugatan dikabulkan. PA Surabaya selalu berupaya melakukan mediasi terlebih dahulu untuk mencegah perceraian.

Baca Juga: Ini Motif Suami Aniaya Istri Hingga Meninggal di Blitar

"Kami berupaya mendamaikan kedua belah pihak. Banyak yang akhirnya berubah pikiran dan membatalkan gugatan," kata Akram.

"Tapi kalau sudah benar-benar buntu, ya terpaksa kami kabulkan," tambahnya.

Selain pinjol dan paylater, pertengkaran terus-menerus akibat masalah ekonomi juga menjadi penyebab utama perceraian, tercatat sebanyak 361 kasus.

Kasus ekonomi lainnya, seperti yang terkait dengan judi online, juga cukup banyak, mencapai 113 kasus. Menariknya, kasus KDRT justru tergolong rendah, hanya satu kasus yang tercatat.

Baca Juga: Ditemukan Tewas, Perempuan di Blitar Ini Diduga Menjadi Korban KDRT

"Kasus KDRT ini tidak hanya kekerasan fisik, tapi juga verbal," tambah Akram.

Kesimpulannya, PA Surabaya menyoroti tren baru yang cukup mengkhawatirkan, yakni pinjaman online dan paylater yang disembunyikan menjadi pemicu konflik rumah tangga dan perceraian.

Meskipun mediasi terus dilakukan, banyak pasangan yang akhirnya memilih berpisah karena masalah keuangan yang tak terselesaikan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.