Senin, 22 Jun 2026 06:26 WIB

Lakukan Mediasi, Daop VII Madiun Tertibkan Aset di Tulungagung

  • Penulis :
  • | Kamis, 24 Jul 2025 09:15 WIB
Foto: Mediasi yang dilakukan Daop VII Madiun (Daop VII Madiun/jatimnow.com)
Foto: Mediasi yang dilakukan Daop VII Madiun (Daop VII Madiun/jatimnow.com)

jatimnow.com,- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VII Madiun menunjukkan keseriusannya dalam menata kembali aset negara yang dikelola perusahaan. Mereka melakukan mediasi dengan sejumlah pihak yang selama ini memanfaatkan aset mereka. Mediasi tersebut difasilitasi Kejaksaan Negeri Tulungagung. Mereka mengundang perwakilan PT Tower Bersama, Kepala SMA Veteran dan Kepala SMP PGRI.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyampaikan bahwa langkah penertiban aset ini adalah bagian dari upaya KAI menjaga tata kelola yang baik dan memastikan seluruh aset negara dikelola sesuai aturan. Mereka mengundang beberapa pihak yang selama ini memanfaatkan aset tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Salah satu bahasan utama adalah soal kabel optik milik PT Tower Bersama yang membentang di jalur operasional dan non-operasional milik KAI. Pihak PT Tower Bersama diberikan waktu hingga besok untuk memastikan status penggunaan kabel yang ada di jalur operasional. Apabila kabel masih aktif, kerja sama akan dilanjutkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Namun jika tidak aktif, kabel harus dipindahkan, dan PT Tower Bersama wajib membayar biaya pemanfaatan sejak Agustus 2024. Untuk kabel di jalur non-operasional, tenggat konfirmasi ditetapkan besok," ujarnya, Kamis (24/7/2025).

Selain itu, PT KAI juga melakukan mediasi dengan SMP PGRI dan SMA Veteran terkait pemanfaatan lahan yang mereka gunakan. Kedua sekolah tersebut mengajukan permohonan keringanan pembayaran ke PT KAI. Keringanan tersebut disetujui dan kini sedang diproses melalui skema PKS.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Permohonan keringanan pembayaran dari kedua sekolah disetujui oleh PT KAI, dan kini tengah diproses dalam bentuk draf PKS. Kedua sekolah pun diminta segera melengkapi dokumen pendukung, termasuk anggaran dasar yayasan mereka," tuturnya.

Pihaknya berharap, penertiban aset ini bisa menjadi bagian dari upaya KAI menjaga tata kelola yang baik dan memastikan seluruh aset negara dikelola sesuai aturan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Penertiban aset ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk komitmen kami menjaga aset negara agar digunakan secara sah dan optimal. Kami sangat berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri Tulungagung yang sudah membantu menjadi mediator netral dalam proses ini," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.