Selasa, 23 Jun 2026 00:39 WIB

Inilah Senjata Rahasia Anti Nyamuk Karya Mahasiswa Surabaya

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 22 Jul 2025 19:27 WIB
Mahasiswa UNAIR menginisiasi program SIRANA (Spray Insektisida Ramah Lingkungan untuk Membasmi Nyamuk). Foto: Humas Unair for jatimnow.com
Mahasiswa UNAIR menginisiasi program SIRANA (Spray Insektisida Ramah Lingkungan untuk Membasmi Nyamuk). Foto: Humas Unair for jatimnow.com

jatimnow.com - Nyamuk memang bikin jengkel. Belum lagi jika tiba-tiba muncul wabah demam berdarah. Hal itu pasti membuat warga was-was.

Tapi jangan kawatir. Sekarang sudah ada senjata rahasia anti nyamuk karya mahasiswa Surabaya.

Baca Juga: Pakar Sebut Cuaca Ekstrem Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK 6) Universitas Airlangga (UNAIR) menciptakan solusi inovatif untuk mengurangi populasi nyamuk di Desa Kalikatir, Kabupaten Mojokerto. 

Mereka mengembangkan spray insektisida ramah lingkungan berbahan dasar serai, sebagai upaya mengatasi masalah kesehatan akibat lingkungan yang lembab dan pengelolaan sampah yang kurang optimal.

Kondisi lingkungan di Desa Kalikatir, dengan cuaca lembab dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah, menyebabkan berkembang biaknya nyamuk.  Hal ini berpotensi menimbulkan penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria. 

Mirna Dea, anggota KKN BBK 6 UNAIR, menjelaskan, perilaku warga yang kurang sadar dalam pemilahan sampah menyebabkan timbunan sampah, menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Ditambah cuaca lembab, ini sangat berbahaya.

Sebagai solusi, mahasiswa UNAIR menginisiasi program SIRANA (Spray Insektisida Ramah Lingkungan untuk Membasmi Nyamuk). 

Baca Juga: Mahasiswa Unair Sulap Teh Hijau dan Maizena Jadi Plester Luka

Program ini memanfaatkan serai, sumber daya lokal, yang diolah menjadi spray insektisida.  Serai direbus, kemudian dilarutkan dengan etanol 70% sebagai antiseptik.

"Spray ini menggunakan bahan alami serai dan etanol 70 persen," jelas Mirna.

"Kami juga membagikan leaflet yang menjelaskan manfaat, cara penggunaan, dan pembuatan spray  agar warga bisa membuatnya sendiri," sambungnya.

SIRANA tidak hanya bertujuan mengurangi populasi nyamuk, tetapi juga memberdayakan masyarakat. 

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Tujuannya memberdayakan sumber daya alam dan warga agar mampu membuat produk pengusir nyamuk mandiri, tanpa bergantung pada produk komersial yang terkadang mahal dan kualitasnya kurang terjamin. Ini bagian dari edukasi agar sumber daya alam bernilai lebih untuk kesejahteraan warga," tambah Mirna.

Mahasiswa berharap SIRANA dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk menjaga kesehatan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menghindari produk berbahaya. 

Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk mengatasi masalah kesehatan lingkungan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.