Jumat, 19 Jun 2026 19:09 WIB

Satgas Pangan Lamongan Temukan Beras Premium Oplosan saat Sidak Toko Modern

Satgas Pangan Kabupaten Lamongan menyidak toko modern kaitan beras premium oplosan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Satgas Pangan Kabupaten Lamongan menyidak toko modern kaitan beras premium oplosan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satgas Pangan Kabupaten Lamongan menggelar Inspeksi mendadak menindaklanjuti temuan Kementeri Pertanian soal beras premium oplosan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Anang Taufik membeberkan bahwa sidak dilakukan sebagai uapaya mengantisipasi timbulnya keresahan masyarakat.

Baca Juga: Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Kediri Naik, Stok Minyakita Minim

"Sebagai langkah preventif menjaga situasi dan kondisi di masyarakat, sidak beras premium oplosan kami lakukan di 2 titik toko modern," ujarnya, Kamis (17/7/2025).

Dari sidak yang dilakukan, satgas menemukan 3 merk beras premium oplosan yang masuk daftar temuan Kementerian Pertanian dengan harga jual Rp74.000

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Tim satgas gabungan Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, merekomendasi agar beras-beras tersebut disimpan dan tidak dijual ke tangan konsumen sampai ada informasi dari Pemerintah Pusat.

"Satgas pangan mengantisipasi untuk menjaga keresahan yang ada di masyarakat paling tidak ada merek-merek itu sementara waktu tidak boleh dijual," urainya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Selain itu, Satgas Pangan juga membeli baras premium oplosan tersebut untuk mengambil sampel dan diteliti mutu, kualitas dan takarannya.

"Sementara disimpan dulu kita tidak melarang untuk di apa dibuang dan sebagainya sementara disimpan dulu biar nanti tidak ada timbul keresahan di masyarakat," tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.