Sabtu, 20 Jun 2026 14:51 WIB

SD Negeri di Tulungagung Hanya Dapat 2 Siswa Baru, Ini Penyebabnya

  • Penulis :
  • | Selasa, 15 Jul 2025 10:15 WIB
Foto : SDN 2 Kedungwaru Tulungagung (Bramanta/jatimnow.com)
Foto : SDN 2 Kedungwaru Tulungagung (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com,– Jumlah siswa baru di SDN 2 Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung di tahun ajaran 2025/2026 menurun drastis. Dari kuota sebanyak 20 siswa, hanya dua siswa yang mendaftar dan diterima. Keduanya pun merupakan pindahan dari luar daerah, masing-masing dari Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Malang.

Kepala SDN 2 Kedungwaru, Listina Kusumaningsih, mengungkapkan bahwa rendahnya jumlah siswa baru ini bukan disebabkan oleh minimnya kualitas pendidikan. Namun karena faktor lokasi sekolah yang terhimpit oleh beberapa SD favorit lainnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Letak sekolah kami ini diapit oleh SDN 1 Kedungwaru, SDS Al Azhar, dan SDN 1 Kenayan. Jaraknya hanya sekitar 500 meter saja, jadi secara lokasi memang bersaing ketat,” ujarnya, Selasa (15/7/2025).

Meski demikian, Listina menegaskan bahwa SDN 2 Kedungwaru memiliki kualitas pendidikan yang tak kalah bersaing. Beragam fasilitas penunjang, guru ASN berpengalaman, serta program-program inovatif telah dijalankan secara konsisten.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Kami sudah melakukan berbagai upaya sosialisasi ke TK-TK sekitar, memperkenalkan prestasi sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler. Tapi memang kebanyakan orang tua lebih memilih sekolah yang sudah dikenal luas,” tambahnya.

Prestasi SDN 2 Kedungwaru juga tak bisa dipandang sebelah mata. Dalam ajang futsal antar kecamatan, tim sekolah berhasil meraih juara 3. Di cabang atletik, salah satu siswanya meraih harapan 1 tingkat Kabupaten. Untuk bidang seni, ekstrakurikuler drumband sekolah pernah menyabet juara 3 dalam event tingkat Kabupaten kategori B.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sekolah ini juga mengembangkan berbagai program unggulan, seperti Jumat Berkah, di mana siswa dilatih berbagi sayuran kepada warga yang lewat di depan sekolah setiap Jumat minggu kedua. Selain itu, ada pula program pembinaan baca tulis Al-Qur'an bagi siswa yang belum lancar, serta ekstrakurikuler gamelan yang menjadi bagian dari pelestarian budaya lokal.

“Kami terus berupaya menunjukkan bahwa SDN 2 Kedungwaru layak menjadi pilihan utama. Fasilitas kami lengkap, guru-guru kami kompeten, dan program-program pembelajaran serta karakter kami sangat kuat,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.