Minggu, 14 Jun 2026 18:32 WIB

DPRD Dukung Sinkronisasi RPJMD Surabaya dengan Provinsi dan Pusat

Moment pengesahan Raperda RPJMD Surabaya bersama Ketua dan Pimpinan DPRD Surabaya saat Sidang Paripurna (dok.jatimnow.com)
Moment pengesahan Raperda RPJMD Surabaya bersama Ketua dan Pimpinan DPRD Surabaya saat Sidang Paripurna (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai mendorong agar arah pembangunan Surabaya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sinkron dengan provinsi dan pusat. 

Sinkronisasi ini dinilai penting untuk memastikan layanan publik berjalan optimal dan pembangunan memberi manfaat merata bagi masyarakat.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

“Arah pembangunan Surabaya ini harus terkoneksi dan sejalan dengan RPJMD provinsi dan pusat di segala sektor,” ujar Bahtiyar.

Ia menyoroti pentingnya kesinambungan di sektor pendidikan. Pembangunan empat SDN dan sembilan SMPN baru yang tercantum dalam RPJMD Surabaya sebaiknya diimbangi dengan penambahan SMA negeri, terutama di wilayah barat seperti Sukomanunggal yang hingga kini belum memiliki SMAN. 

Ia menilai optimalisasi aset pemerintah kota bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan tersebut.

“Yang terpenting dari arah RPJMD ini adalah harus tersosialisasi ke masyarakat. Bappeko harus menjalankan peran dengan melibatkan kelurahan,” tegasnya.

Bahtiyar juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi pembangunan di tingkat bawah agar tidak ada lagi pembangunan yang berjalan sendiri-sendiri. Ia mencontohkan, pembangunan saluran air di satu wilayah tanpa diikuti kelurahan lain menyebabkan banjir tetap terjadi karena saluran tidak terkoneksi.

“Banjir tak akan selesai jika pembangunan tidak nyambung. Masyarakat juga harus ikut menjaga, misalnya tidak membuang sampah ke saluran,” katanya. 

Ia menyinggung program sayembara Pemkot yang memberi bonus Rp 200.000 bagi warga yang melaporkan pembuang sampah sebagai upaya menumbuhkan kesadaran kolektif.

Menurutnya, Bappeko Litbang harus tampil sebagai “play maker” pembangunan yang mampu memetakan prioritas, bukan sekadar pelaksana teknis.

“Bappeko harus jadi guiden, bukan parsial,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Dalam bidang transportasi, ia meminta agar rencana pembangunan double track Surabaya-Sidoarjo harus terkoneksi dengan angkutan feeder seperti Wira-Wiri. Hal serupa berlaku untuk fasilitas kesehatan. 

“RSUD BDH Surabaya saat ini belum terkoneksi dengan Wira-Wiri. Ini harus dipikirkan,” ujarnya.

Bahtiyar Rifai (dok.jatimnow.com)Bahtiyar Rifai (dok.jatimnow.com)

Soal ekonomi, politisi dari Partai Gerindra itu juga menyoroti pasar tradisional yang dinilai mulai kehilangan daya tarik. Ia mendorong revitalisasi pasar melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga agar bisa kembali ramai dan menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat.

“Pasar Blauran saya katakan sudah expired. Banyak pasar lain yang juga sepi. Harus kolaborasi dengan swasta supaya pasar bisa hidup kembali seperti Pasar Citraland,” katanya.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Ia juga menekankan bahwa pembangunan harus melihat skala prioritas dan tak menutup kemungkinan menggandeng pembiayaan alternatif. “Yang penting ada arah yang jelas, terukur, dan manfaatnya nyata untuk masyarakat,” pungkasnya. 

Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya secara resmi menyepakati Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Surabaya Tahun 2025-2029. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan dokumen RPJMD dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (9/7/2025). 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD, serta panitia khusus yang telah memberikan perhatian, arahan, pikiran, dan tenaga dalam membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RPJMD ini.

RPJMD 2025-2029 memiliki visi besar untuk menjadikan Surabaya sebagai kota dunia dalam lima tahun ke depan. Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa proyek strategis dan peningkatan layanan masyarakat akan menjadi fokus utama Pemkot Surabaya.

Beberapa proyek strategis itu seperti meningkatkan kualitas pelayanan publik. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hingga pembangunan dan pengembangan sistem transportasi umum massal juga akan menjadi prioritas untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan mobilitas warga. 

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.