Jumat, 19 Jun 2026 22:18 WIB

Kota Kediri Tuan Rumah Muskomwil IV ke-13 APEKSI

  • Penulis :
  • | Jumat, 11 Jul 2025 20:30 WIB
Mbak Vinanda tinjau lokasi APEKSI. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Mbak Vinanda tinjau lokasi APEKSI. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kota Kediri terpilih menjadi tuan rumah Muskomwil IV ke-13 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Mengusung tema "Semangat Pembangunan Berkelanjutan Menuju Kota MAPAN", acara digelar mulai tanggal 16-18 Juli 2025.

APEKSI akan dihadiri 13 wali kota yang tergabung di komisariat wilayah IV APEKSI yaitu Kota Madiun, Kediri, Blitar, Mojokerto, Batu, Malang, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Denpasar, Mataram, Bima, dan Kupang.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Guna memastikan kesiapan lokasi, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin meninjau beberapa titik yang menjadi tempat pada rangkaian acara Muskomwil IV APEKSI. Menggunakan Bus Mapan, Mbak Wali dan Gus Qowim meninjau Bandara Dhoho dan Taman Brantas, Jumat (11/7/2025). Sesampainya di Bandara Dhoho, Mbak Wali dan Gus Qowim disambut oleh Direktur Utama PT. Surya Dhoho Investama Maksin Arisandi. Di Bandara Mbak Wali berkeliling melihat bagian-bagian yang ada di Bandara. Selanjutnya, di Taman Brantas juga untuk memastikan semua titik di sana sudah siap untuk digunakan.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan Pemerintah Kota Kediri siap menyambut kedatangan delegasi APEKSI yang akan menghadiri Muskomwil. Berbagai persiapan telah dilakukan secara matang. Termasuk kesiapan teknis, fasilitas, dan keramahan sebagai tuan rumah. Wali kota termuda ini berharap dapat sukses menjadi tuan rumah dan memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh peserta.

Lebih lanjut, Mbak Wali ini mengajak seluruh pihak untuk menyukseskam acara tersebut. Mulai dari jajaran kepala OPD, stake holder terkait, hingga masyarakat.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

“Persiapan telah kita lakukan semaksimal mungkin. Kita harus sukseskan acara ini sehingga kota-kota lain terkesan dan selalu ingin kembali lagi ke Kota Kediri. Kita wujudkan Kota Kediri ini kota yang Ngangeni," ujarnya.

Mbak Wali juga mengungkapkan banyak sekali dampak positif yang akan didapat oleh Kota Kediri dengan menjadi tuan tumah Muskomwil IV ke-13 ini. Tak hanya berdampak secara kebijakan, namun juga membawa manfaat ekonomi bagi warga Kota Kediri. Dengan datangnya daerah lain ke Kota Kediri, maka mereka akan melihat potensi-potensi yang dimiliki Kota Kediri. Banyaknya orang yang datang juga akan meningkatkan kegiatan ekonomi di Kota Kediri.

“Dampaknya sangat bagus sekali bagi Kota Kediri. Kita harus optimal menangkap peluang-peluang yang ada. Harapannya potensi Kota Kediri semakin dikenal secara luas," ungkapnya.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Pelaksanaan Muskomwil IV APEKSI ini diawali  dengan soft launching Kediri City Expo. Yakni pada tanggal 16 Juli 2025. Kediri City Expo ini akan menjadi etalase yang menampilkan produk unggulan UMKM dari masing-masing kota anggota Komisariat Wilayah IV APEKSI. Kediri City Expo ini ada di sepanjang Jalan Basuki Rahmat. Kemudian dilanjutkan dengan Gala Dinner dan Pembukaan Kediri City Expo. Gala Dinner ini juga dimeriahkan oleh penampilan penyanyi Ghea Indrawari.

Lalu di tanggal 17 Juli 2025, diawali dengan Muskomwil IV APEKSI. Pada Muskomwil ini juga dilakukan pemilihan dan pelantikan pengurus Komwil IV APEKSI 2025-2028. Ada pula City Tour mengunjungi beberapa tempat. Malam harinya, akan menyuguhkan Apeksi Nite Carnival dari Jalan Dhoho menuju finish di Perempatan Bank Indonesia. Apeksi Nite Carnival menampilkan tarian kolosal Romansa Sekartaji, Barisan OPD, Karnaval Budaya Delegasi Kota Kediri, dan Karnaval Budaya Perwakilan Delegasi Komwil IV APEKSI. Di hari ketiga, tanggal 18 Juli 2025, akan dilakukan Penanaman Pohon dan Penyebaran Benih Ikan di Taman Brantas.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.