Sabtu, 20 Jun 2026 10:08 WIB

Teller BMT di Tulungagung Gelapkan Uang Nasabah Hingga Ratusan Juta

  • Penulis :
  • | Jumat, 04 Jul 2025 17:50 WIB
Foto:Tersangka penggelapan uang nasabah di Tulungagung (Polres Tulungagung/jatimnow.com)
Foto:Tersangka penggelapan uang nasabah di Tulungagung (Polres Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com – Unit Reskrim Polsek Bandung Polres Tulungagung berhasil mengungkap kasus penggelapan uang nasabah sebuah lembaga keuangan BMT. Tersangka merupakan petugas teler BMT Pahlawan Bandung berinisial NS (35) warga Kelurahan Kutoanyar Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung. Dari hasil audit tersangka menggelapkan uang nasabah hingga Rp 481 juta.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto mengatakan penggelapan uang nasabah ini diketahui terjadi di tahun 2022 lalu. Saat itu pihak manajemen BMT melakukan audit terhadap pembukuan dan keuangan. Mereka mendapati adanya selisih keuangan buku penabung dan data yang masuk.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

“Awal mula di ketahui permasalahan keuangan di BMT Pahlawan Bandung sekitar bulan Agustus 2022, petugas dari BMT pahlawan pusat melakukan pengecekan terhadap pembukuan di dapati ada selisih keuangan buku penabung dan data yang masuk di setorkan ke pusat koperasi BMT pahlawan”, ujarnya, Jumat (4/7/2025).

Pihak manajemen kemudian bertanya ke tersangka terkait selisih tersebut. Tersangka kemudian mengakui bahwa selisih uang tersebut telah digunakan untuk keperluan pribadi. Manajemen kemudian memberikan waktu kepada tersangka untuk mengembalikan uang tersebut. Namun karena tidak menunjukkan itikad baik, manajemen melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Tersangka mengakui bahwa telah menggelapkan uang milik nasabah tersebut untuk kepentingan pribadi. di mana Manajer BMT sebagai pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 481 juta," tuturnya.

Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan. Mereka mendapatkan dua alat bukti yang cukup untuk menjerat tersangka. Polisi kemudian mengamankan tersangka untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

“Dalam penyidikan ditemukan 2 alat bukti yang cukup dan hasil pemeriksaan sudah patut untuk ditetapkan menjadi tersangka kemudian dilakukan penahanan dan melanjutkan perkara tersebut sampai proses Pengadilan”, pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.