Sabtu, 20 Jun 2026 03:59 WIB

Puluhan Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Tulungagung Dinonaktifkan

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan ribu peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Tulungagung dinonaktifkan oleh Kemensos mulai 1 Juni 2025. Kebijakan ini merupakan imbas dari penerapan sistem data terbaru milik pemerintah, yang kini mengandalkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama.

Kebijakan nasional ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 80 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Secara nasional, sebanyak 7,3 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen PBI dinonaktifkan pada Mei 2025.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati mengatakan di wilayahnya total terdapat 34 ribu peserta PBI JK yang dinonaktifkan status kepesertaannya. Jumlah tersebut terdiri dari 12 ribu peserta dari Kabupaten Tulungagung, 12 ribu dari Trenggalek dan 10 ribu dari Pacitan. Proses penonaktifan ini dilakukan berdasarkan pemutakhiran data dari Kementerian Sosial.

"Yang melakukan penonaktifan bukan dari kami, tapi dari pemerintah pusat," ujarnya, Senin(30/6/2025).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Fitriyah sendiri meminta seluruh peserta PBI JK untuk melakukan pengecekan terhadap statusnya. Hal ini dikarenakan status mereka masih bisa dipulihkan lagi. Terdapat 3 persyaratan yang membuat mereka dapat kembali menjadi peserta PBI JK. Yakni berstatus sebagai masyarakat miskin, tidak mampu dan membutuhkan perawatan medis. Mereka diminta segera melaporkan statusnya ke Dinas Sosial setempat untuk mendapat pelayanan sebagai peserta BPJS.

“Peserta yang dinonaktifkan masih memiliki waktu hingga akhir Juli 2025 untuk melakukan pelaporan. Silakan cek status kepesertaan di puskesmas terdekat, dan lakukan pelaporan jika memang masih membutuhkan layanan kesehatan. Selanjutnya, puskesmas akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk proses reaktivasi,” tuturnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Untuk mempercepat validasi data, BPJS Kesehatan Tulungagung telah menggandeng sejumlah pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Perangkat desa serta operator di tingkat kelurahan pun turut dilibatkan dalam proses pendataan ulang. Seluruh data harus sudah terkumpul sebelum 11 Juli 2025 agar proses verifikasi dan persetujuan tidak molor hingga akhir bulan. Bahkan, bagi peserta yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan secara darurat, reaktivasi bisa dilakukan pada hari itu juga.

“Segera cek status kepesertaan JKN Anda, agar tidak kehilangan hak atas jaminan kesehatan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.