Sabtu, 20 Jun 2026 11:24 WIB

Kisah Mantan Kapten Timnas U19, Kini Pilih Didik SSB di Tulungagung

Evan Dimas saat melatih SSB di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Evan Dimas saat melatih SSB di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nama mantan kapten Timnas Indonesia U19, Evan Dimas viral di media sosial beberapa hari terakhir. Dalam sebuah video, Evan terlihat lebih kurus dari sebelumnya. Saat ini eks pemain Persik Kediri itu memilih menjadi pendidik di SSB Saraswati di Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

Meski begitu Evan menolak disebut gantung sepatu atau pensiun. Usai lepas dari Macan Putih pertengahan musim lalu, Evan banyak menghabiskan waktu di Tulungagung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ditemui usai mendidik siswa SSB Saraswati, Evan mengaku sudah mulai berpikir untuk terjun di dunia kepelatihan sejak masih bersama klub. Saat bergabung bersama Arema FC, Evan sudah banyak berdiskusi dengan Sanggar Sarasawati Nuswantoro yang menaungi SSB tersebut. Rencana untuk menjadi pelatih terealisasi saat Persik Kediri melepasnya di paruh musim lalu.

“Setelah itu saya mengambil lisensi kepelatihan dan mempersiapkan SSB ini," ujarnya, Minggu (15/6/2025).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Tak hanya mengajari teknik dan skill, dalam SSB Saraswati ini Evan Dimas juga mengedepankan etika dalam dunia sepak bola. Tidak bermain kasar dan selalu menjunjung tinggi fair play menjadi salah satu materi yang diberikan kepada siswa. Mereka juga dibiasakan untuk membersihkan lapangan dari sampah usai berlatih. Materi tersebut tidak lepas dari pengalaman Evan Dimas selama bermain bersama Timnas maupun beberapa klub Liga 1.

“Sepak bola bukan sekadar menang dan kalah, namun ada hal lain yang lebih penting yakni attitude atau etika, menjunjung tinggi fair play juga," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Saat ini beberapa klub sudah menghubungi Evan Dimas untuk bergabung di kompetisi musim depan. Namun Evan masih ingin fokus mendidik siswa di SSB Saraswati.

“Kalau saya tinggal bermain bagaimana nasib SSB ini, kesannya seperti lepas tanggung jawab," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.