Antisipasi Banjir Rob, BPBD Surabaya Petakan Wilayah Rawan di Pesisir
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Selasa, 10 Jun 2025 14:00 WIB
jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya mulai memetakan sejumlah wilayah pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi pasang air laut tinggi.
Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, membenarkan bahwa proses pemetaan tengah berlangsung secara intensif. Selain pemetaan, BPBD juga menyusun strategi mitigasi yang akan diterapkan langsung di lapangan.
Baca Juga: Dampak New Moon, Banjir Rob Ancam Pesisir Jatim 12-18 Juni 2026
"Betul, lagi on going. Jadi ini semua kita petakan kemudian kita akan mengadakan mitigasi terhadap kawasan tersebut,” kata Irvan saat dikonfirmasi, Senin (9/6/2025).
Langkah mitigasi yang dimaksud tidak hanya sebatas peninjauan teknis, tetapi juga menyangkut penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) khusus untuk warga di kawasan terdampak.
"Termasuk pembuatan SOP yang melibatkan warga,” tambahnya.
Baca Juga: Angin Kencang, 1 Pekerja yang Tergantung di Gondola Pakuwon Indah Surabaya Tewas
Saat ini, BPBD masih terus mengkaji rencana rute penyisiran wilayah yang berpotensi terdampak. Irvan menyebut, jalur survei dimulai dari kawasan pesisir, namun titik awal hingga akhir rute masih dalam proses finalisasi.
"Masih kita petakan lagi. Pemetaan dan rencana memitigasi wilayah dimaksud,” ujarnya singkat.
Baca Juga: Mangrove Wonorejo Tercekik Plastik, Ecoton Angkat 300 Kg Sampah
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari sistem peringatan dini dan respons darurat. Warga pesisir akan diajak terlibat aktif dalam sosialisasi serta pelatihan tanggap bencana guna meminimalkan risiko.
Sebagai informasi, fenomena banjir rob biasanya terjadi akibat kombinasi antara pasang laut dan pengaruh cuaca ekstrem. BPBD mengimbau warga yang tinggal di pesisir untuk tetap waspada, terutama selama periode prediksi rob berlangsung.
Editor : RedaksiURL : https://jatimnow.id/baca-77124-antisipasi-banjir-rob-bpbd-surabaya-petakan-wilayah-rawan-di-pesisir