Jumat, 19 Jun 2026 23:36 WIB

Kemendikdasmen Apresiasi Penerapan Sekolah Digital di Lamongan

Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen, Prof. Biyanto saat meninjau penerapan berbasis digilat di SMPN 1 Lamongan (foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen, Prof. Biyanto saat meninjau penerapan berbasis digilat di SMPN 1 Lamongan (foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Upaya penerapan sekolah berbasis digital mendapat apresiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Hal itu disampaikan Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Kemendikdasmen, Prof. Dr. Biyanto saat mengunjungi SMPN 1 Lamongan, Kamis (22/5/2025). 

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi teknologi informasi (IT) seperti Sekolah Koding, Sekolah Berbasis Digital, Sekolah Literasi, dan Sekolah Menuju Ramah Anak. 

Biyanto turut mengapresiasi dan berpesan agar pelajar dapat mengasah keterampilan seiring dengan kemajuan teknologi utamanya dalam bidang komputer.

"Kami berharap anak-anak tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menciptakan dan berinovasi. Siapa tahu, di masa depan, mereka akan menjadi entrepreneur di bidang teknologi," ujarnya.

Ia juga menuturkan pentingnya kemitraan antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak sekolah. 

Baca Juga: Pemkab Lamongan Lepas Ribuan CJH Menuju Asrama Haji Surabaya

"Kami mengajak Bupati dan Gubernur untuk berkolaborasi dalam memajukan pendidikan, termasuk dalam penyediaan infrastruktur dan layanan internet yang memadai," tuturnya.

Mengenai penggunaan gadget dan media sosial, Prof. Biyanto menegaskan bahwa orang tua dan pendidik memiliki peran penting dalam mendampingi anak-anak. 

"Kita tidak bisa mengembalikan anak-anak ke zaman primitif. Yang terpenting adalah bagaimana kita mendampingi mereka dalam menggunakan teknologi dengan bijak," katanya.

Baca Juga: Festival Kupatan 2026 di Lamongan, Upaya Pelestarian Tradisi Warga Pantura

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menekankan bahwa karakter anak menjadi sangat penting ditengah cepatnya kemajuan teknologi. Dimana harus bisa menciptakan karakter yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi.

"Kita harus bisa adaptif dengan adanya transformasi digital. Karena digitalisasi sudah merambah ke semua bidang, termasuk pendidikan. Tantangan bagi kita adalah mampu menjawab tantangan transformasi digital," tutur orang nomor satu di Kota Soto tersebut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.