Rabu, 17 Jun 2026 03:13 WIB

Ibu dan Anak Hilang Diduga Terseret Arus Sungai di Tulungagung

ibu dan anak di Tulungagung dilaporkan hilang diduga terseret arus sungai. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
ibu dan anak di Tulungagung dilaporkan hilang diduga terseret arus sungai. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang ibu dan anak di Tulungagung dilaporkan hilang diduga terseret arus sungai. Korban diketahui bernama Ety Puspitasari (38) dan Najma Herra (7) warga Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo. Sepeda motor yang dikendarai korban ditemukan terseret arus sungai dan tersangkut di bebatuan.

Hingga saat ini petugas masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban. Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto mengatakan peristiwa ini terjadi kemarin sore.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Saat itu sedang terjadi hujan deras sehingga menyebabkan air dari saluran air meluap dan menutup jalan. Korban sendiri dalam perjalanan pulang usai menjemput putrinya dari sekolah.

“Namun hingga sore hari keduanya belum sampai rumah, pihak keluarga yang khawatir berusaha menghubungi lewat telepon tapi tidak ada jawaban," ujarnya, Selasa (20/5/2025).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pihak keluarga kemudian berinisiatif melakukan pencarian. Mereka menelusuri rute yang biasa dilewati korban. Keluarga menemukan sepeda motor yang digunakan korban tersangkut di bebatuan. Selain itu sebuah jaket juga ditemukan tersangkut pada ranting pohon di pinggiran sungai.

“Pihak keluarga kemudian melaporkan temuan ini kepada petugas," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian. Diduga korban terseret arus sungai saat hendak melewati sebuah jembatan. Proses pencarian terhadap korban segera dilakukan. Namun karena keterbatasan cahaya, pencarian terpaksa dihentikan. Mereka melanjutkan kembali pencarian hari ini.

"Kondisi di TKP juga masih hujan dan air cukup deras sehingga menyulitkan proses pencarian," pungkasnya. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.