Selasa, 16 Jun 2026 22:24 WIB

Oknum Polisi Tabrak Pemotor di Tulungagung Viral, Ini Faktanya

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Sebuah video dengan narasi anggota Satlantas Polres Tulungagung menabrak pengendara motor viral di media sosial. 

Dalam video tersebut terekam dua anggota polisi bersama korban kecelakaan. Narasi video tersebut menjelaskan bahwa kedua polisi ini yang menabrak korban saat mengejar pelanggar lalu lintas. 

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Video ini mendapat tanggapan beragam dari netizen. Kasatlantas Polres Tulungagung AKP M Taufik Nabila membenarkan fakta tersebut.

Taufik mengatakan, peristiwa ini terjadi kemarin, Minggu (18/5/2025). Ada dua kejadian dalam video tersebut. Yakni pelanggar lalu lintas dan kecelakaan. 

Kejadian tersebut bermula saat petugas kepolisian Satlantas Polres Tulungagung melihat adanya pelanggar lalu lintas yang menggunakan Honda Beat di Pos Tamanan Kecamatan Tulungagung Kota. 

Polisi pun melakukan pengejaran kepada pelanggar yang bergandengan tersebut, setelah dihentikan pelanggar rupanya tidak kooperatif dan justru tancap gas. 

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Keduanya diketaui tidak mengenakan helm," ujarnya, Senin (19/05/2025).

Polisi mengikuti pelanggar lalu lintas tersebut hingga masuk Desa Tanjungsari. Pelanggar ini kemudian menabrak korban yang hendak keluar gang. 

Video kecelakaan ini kemudian direkam warga dan diunggah ke media sosial. Narasi dalam video tersebut menyebutkan bahwa polisi yang menabrak korban. 

"Hal itu salah, kita di lokasi justru membantu dengan memanggil ambulan untuk menyelamatkan korban," tuturnya.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Kondisi korban diketahui mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis. Polisi mengimbau kepada masyarakat, dalam menerima informasi di media sosial untuk di croscek terlebih dahulu. 

"Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum tentu benar di media sosial. Saring sebelum sharing, karena bisa menimbulkan kesalahpahaman publik," pungkas Taufik.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.