Kamis, 18 Jun 2026 14:14 WIB

CJH Cadangan asal Tulungagung Terima Vaksin Meningitis, Berangkat Bareng Kloter 48

CJH Tulungagung saat mengikuti manasik haji. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
CJH Tulungagung saat mengikuti manasik haji. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 951 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Tulungagung dipastikan berangkat tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari 884 CJH reguler dan 67 CJH cadangan yang naik status. Mereka akan berangkat dalam kloter yang berbeda.

67 CJH cadangan tersebut dipastikan tidak akan bergabung dengan kloter 1, 2 dan 3. Mereka akan berangkat dengan Kloter 48 bersama daerah lain karena baru menjalani vaksin meningitis, hari ini, Senin (28/4/2025).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Desi Lusiana Wardani mengatakan proses vaksinasi meningitis untuk 67 CJH tersebut dilakukan di puskesmas. Sesuai peraturan minimal CJH tersebut harus menunggu 14 hari baru bisa berangkat haji.

"Dengan kondisi tersebut mereka dipastikan tidak bisa berangkat pada 30 April mendatang, mereka bergabung dengan kloter 48 dan berangkat pada 15 Mei," ujarnya, Senin (28/4/2025).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pihak Dinkes masih melakukan koordinasi dengan Kemenag setempat. Hal ini karena terdapat 6 CJH reguler yang terlambat mendapatkan vaksin meningitis. Mereka terlambat dikarenakan baru sembuh dari sakit. Akibatnya mereka terancam tidak bisa berangkat bersama-sama CJH lain karena belum memenuhi syarat.

“Karena yang screning terakhir kan di Arab Saudi, kita masih berkoordinasi dengan Kemenag kira-kira ada jaminan atau tidak mereka bisa masuk di tanggal tersebut," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Terdapat beberapa opsi untuk menangani kondisi ini. Di antaranya kemungkinan berangkat dengan kloter daerah lain. Namun opsi tersebut belum bisa dipastikan. Pihak Dinkes berharap mereka tetap bisa masuk Arab Saudi meski batas waktu pemberian vaksin meningitis sangat mepet. Stok ketersediaan vaksin meningitis sendiri hanya diperuntukkan bagi CJH yang dipastikan berangkat tahun ini.

“Kami juga berharap CJH selalu menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.