Sabtu, 13 Jun 2026 06:21 WIB

Pembentukan Koperasi Merah Putih di Jember Jangan ada Intervensi

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 26 Apr 2025 08:11 WIB
Sosialisasi Koperasi Merah Putih di Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Sosialisasi Koperasi Merah Putih di Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Jember sudah melaksanakan sosialisasi pembentukan Koperasi Merah Putih. Salah satu pesan yang disampaikan, bila ada yang intervensi, masyarakat diminta melaporkan ke Bupati Muhammad Fawait dan Wakil Bupati Jember Djoko Susanto.

Ditemui di kantin Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Wabup Djoko meminta agar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jember, camat, kepala desa, mendampingi masyarakat pendirian Koperasi Merah Putih.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

"Kalau perlu, sekaligus saya imbau masyarakat. Kalau pembentukan koperasi ada intervensi, intimidasi, mungkin titipan (pengurus), sampaikan kepada kami. Saya dengan bupati, akan mengawal pembentukan Koperasi Merah Putih untuk tercapainya harapan presiden kita," kata Wabup, Jumat (25/4/2025).

Menurutnya, Koperasi Merah Putih adalah amanah dari Presiden Prabowo Subianto yang diharapkan setelah berdiri dapat menggerakkan ekonomi masyarakat.

Maka dari itu, pendirian koperasi perlu adanya peran masyarakat seperti yang telah diinisiasi Bung Hatta, sebagai pilar perekonomian bangsa.

"Arahan presiden jelas, pembentukan peran masyarakat perlu terlibat dalam kepengurusan. Diharapkan kepala desa, tidak asal comot pengurus dari warganya menjadi pengurus," pesannya.

"Mekanismenya, pendirian dilakukan oleh masyarakat. Paling mendasar, representasi masyarakat yang akan mendirikan koperasi," sambungnya.

Baca Juga: Bantuan Pertanian Senilai Rp312 Miliar Mengalir ke Jember

Wabup menyarankan, agar kepala desa membuat rapat dan mengundang masyarakat sebagai perwakilan, kriteria kepengurusan koperasi, mengingat yang dikelola ini anggarannya sangat besar.

"Tentu kriteria utama ialah amanah. Itu menjadi landasan utama. Masyarakat yang amanah dipilih. Harus juga profesional, kalau tidak punya kemampuan gimana. Secara sederhana seperti itu kriterianya," tegasnya.

Dengan begitu, Djoko mengatakan ia bersama dengan Bupati akan mengawal pembentukan koperasi.

Baca Juga: Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

"Kalau ada hal aneh, secara spesifik sampaikan kepada kami. Kami dengan bupati konsen urusan itu, bagaimana pembentukan koperasi berjalan dengan baik," tuturnya.

Jangan sampai, adanya koperasi ini seperti koperasi Kredit Usaha Tani (KUT) yang amburadul dan menjadi bancakan.

"Jadi harus kita kawal dengan baik, jangan sampai sperti KUT terulang kembali. Pemerintah daerah selalu kepanjangan pemerintah pusat program harus linier. Kedepan, kalau koperasi terbentuk, kita arahkan untuk sinergi dengan badan usaha yang ada, semisal bumdes," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.