Kamis, 18 Jun 2026 09:15 WIB

12 Santri di Tulungagung jadi Korban Pencabulan Bapak Kamar Ponpes

Pelaku saat menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pelaku saat menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Tulungagung mengamankan pelaku pencabulan sesama jenis dengan korban anak di bawah umur di sebuah pondok pesantren. Pelaku diketahui berinisial AIA (26) warga Sumatera Selatan.

Pelaku selama ini merupakan bapak kamar di pesantren tersebut. Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi menerangkan aksi bejat pelaku ini terbongkar setelah korban menceritakannya kepada orang tua. Pihak keluarga kemudian melaporkan ke pihak berwajib. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku yang baru saja tiba usai liburan.

"Kami amankan pelaku tadi pagi sesaat setelah tiba dari luar kota. Belum sampai ke pesantren, pelaku kami bawa langsung untuk menjalani pemeriksaan, " ujarnya, Kamis (17/04/2025).

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui semua perbuatannya tersebut. Jumlah korban diperkirakan sebanyak 12 orang. Rentang usia korban mulai 8-12 tahun.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku juga mengancam kepada korban untuk menuruti hawa nafsunya. Bahkan pelaku juga menyodomi salah satu korban.

"Jumlah korban ini diperkiran masih bisa bertambah lagi, kita masih melakukan pemeriksaan, " tuturnya.

Aksi bejat ini dilakukan pelaku sejak bulan Maret 2024 lalu. Perbuatannya terungkap saat libur Lebaran ini. Sebagai bapak kamar, pelaku memiliki kewenangan untuk memaksa korban.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selain memeriksa pelaku, polisi juga menunggu hasil visum korban.

"Untuk visum masih proses sambil kita meminta keterangan saksi lain," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.