Senin, 22 Jun 2026 04:01 WIB

Pemkab Tulungagung Siapkan Lahan 7,1 Ha untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat. (Foto-foto: Dok Prokopim Tulungagung)
Lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat. (Foto-foto: Dok Prokopim Tulungagung)

jatimnow.com - Rencana Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mendirikan Sekolah Rakyat mendapat tanggapan positif dari Pemkab Tulungagung. Mereka telah menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk membangun sekolah tersebut.

Lahan tersebut juga sudah disurvei oleh Sekretaris Jenderal dan Dirjen Kemensos. Lahan yang disiapkan ini terletak di Kelurahan Kedungsuko, Kecamatan Tulungagung.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengatakan lahan tersebut dulunya merupakan tanah eks bengkok Kelurahan Kedungsuko.

Meski saat ini lahan masih berupa sawah, namun dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), area tersebut telah dialokasikan untuk kawasan permukiman. Hal ini membuat pembangunan sekolah di lokasi tersebut bisa dilakukan sesuai rencana.

"Status lahan milik Pemkab, saat ini memang digunakan untuk pertanian tapi sudah diproyeksikan untuk kawasan pemukiman," ujarnya, Senin (14/4/2025).

Wabup Tulungagung, Ahmad Baharudin.Wabup Tulungagung, Ahmad Baharudin.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Kota Kediri Sepi Peminat, Sistem Asrama Jadi Kendala

Pembangunan Sekolah Rakyat ini ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pemkab juga telah melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa dan kecamatan di seluruh Tulungagung. Luasan lahan yang disediakan ini juga sudah memenuhi standart dari Kemensos.

“Luas lahan sudah memenuhi syarat karena minimal hanya butuh 5 hektare. Rencananya, Sekolah Rakyat ini akan mencakup SD, SMP, hingga SMA, dan semuanya berasrama,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tulungagung, Wahiyd Masrur, menambahkan bahwa proyek ini sudah masuk tahap awal dan ditargetkan mulai dibangun tahun ini. Saat ini, lahan masih digunakan untuk bertani padi, namun dipastikan pada Mei 2025 mendatang, lahan tersebut sudah siap untuk pembangunan.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

“Insya Allah mulai dibangun tahun ini. Anggarannya sebesar Rp 100 miliar dari Kemensos,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.