Sabtu, 20 Jun 2026 16:21 WIB

Pohon Tua Tumbang, Jalur Pacet-Trawas Sempat Ditutup Total

Proses evakuasi pohon tumbang yang menutup total jalur Pacet-Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Proses evakuasi pohon tumbang yang menutup total jalur Pacet-Trawas, Kabupaten Mojokerto.

jatimnow.com - Diduga lapuk dimakan usia, pohon yang diperkirakan berusia puluhan tahun ini tumbang diterjang angin kencang. Akibatnya, jalur penghubung dua kecamatan yakni Kecamatan Pacet dan Kecamatan Trawas sempat ditutup total.

KBO Sat Lantas Polres Mojokerto, Iptu Nur Rosid membenarkan adanya pohon tumbang yang menutup jalur penghubung Kecamatan Pacet dan Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Minggu (07/10/2018) siang.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

“Pohon besar itu tumbang siang ini, tepatnya di kawasan jurang Gembolo, perbatasan antara Pacet dan Trawas. Anginnya di kawasan Mojokerto kan memang kencang dari pagi tadi. Kayaknya ini tumbang karena angin kencang,” ungkapnya, Minggu (07/10/2018)

Pohon berdiameter lebih dari 50 centimeter itu melintang di jalan raya. Akibatnya, petugas kepolisian memberlakukan penutupan jalur untuk sementara waktu.

“Jalur ini sempat kami tutup sementara, ini sudah dilakukan oleh Polsek Trawas dan Polsek Pacet. Mungkin ditutupnya sampai evakuasi pohon selesai,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bobby M Zulfikar mengatakan, saat ini evakusi pohon tumbang sudah. Anggota Polsek Pacet, Polsek Trawas, TNI dan relawan tengah bekerjasama mengevakuasi pohon.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

“BPBD Kabupaten Mojokerto sudah di lokasi, sudah ada chainsaw untuk motong pohon. Evakuasi masih berlangsung, jadi bagi pengguna jalur ini harap berhati-hati,” katanya.

Bobby juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di kawasan hutan saat angin bertiup kencang. Selain di kawasan jurang Gembolo ini, di kawasan Pacet dan Trawas masih banyak jalan yang kanan dan kirinya banyak pohon-pohon beesar.

 “Tetap hati-hati, saat angin kencang jangan malah berada di bawah pohon, jika pohon itu tumbang, pengguna jalan tidak akan jadi korban,” imbaunya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Kediri, Pohon Tumbang dan 14 Atap Rumah Rusak

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.