Sabtu, 20 Jun 2026 13:08 WIB

Kunjungi Ponpes di Probolinggo, Sandiaga Uno Bicara Pemenang Pilpres

Sandiaga Uno saat di Ponpes Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Sabtu (6/10/2018).
Sandiaga Uno saat di Ponpes Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Sabtu (6/10/2018).

jatimnow.com – Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (6/10/2018). Kedatangan Sandiaga Uno disambut ribuan santri dan para pengasuh.

Sandi mengaku kedatangannya ke pondok pesantren itu hanya untuk silaturrahmi dengan para ulama dan juga para santri. Sebab, di Jawa Timur itu sangat banyak pondok pesantren. Ia pun menampik kedatangannya karena alasan politik.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Kalau masalah siapa yang menang dalam Pilpres, itu sudah ada kok. Allah sudah menentukannya siapa dia. Ini merupakan bentuk upaya silatutami dengan tokoh ulama," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sandiaga Uno juga mengaku akan berupaya untuk mengembangkan perekonomian Pondok Pesantren melalui Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren).

Ia menilai program ini sangat tepat dalam pengembangan ekonomi nasional, sehingga bangsa ini tidak hanya mengandalkan impor dari negara lain saja.

"Kita ini kaya dengan hasil pertaniannya, baik tembakau, padi, jagung, atau bawang merah ini kita upayakan nantinya untuk bisa menjadi skala ekspor," katanya.

Selain itu, dengan adanya kopontren maka diharapkan bisa mengangkat perekonomian masyarakat yang ada di sekitarnya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Upaya itu nanti juga akan membantu permodalan untuk kopontren yang ada di Indonesia termasuk di wilayah Jawa Timur," ujarnya.

Dengan diorbitkannya kopontren, maka akan terbuka peluang lapangan kerja serta bisa mengembangkan perekonomian rakyat.

"Tak hanya di sektor pertania saja yang di garap. Namun juga bisa pengembangan sektor maritim seperti pengembangan hasil laut, karena Indonesia juga terdiri dari wilayah pesisir," ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH. Ahmad Faiz Abdul Haq Zaini, mengatakan kedatangan Sandiaga Salahuddin Uno merupakan ajang silaturahmi dengan para ulama di Jawa Timur.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Jadi, ini murni bukan bentuk dukungan politik. Untuk pilihan itu, saya serahkan kepada masyarakat, siapa calon yang akan dipilih nantinya. Karena masyarakat sudah punya pilihan dan pandang politik mengeni calon presiden yang akan dipilihnya," ujarnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.