Rabu, 17 Jun 2026 08:32 WIB

3 Pasang Kekasih Ditangkap Polres Tulungagung gegara Edarkan Narkoba

Polisi saat merilis hasil ungkap Operasi Pekat Semeru.(Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi saat merilis hasil ungkap Operasi Pekat Semeru.(Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satresnarkoba Polres Tulungagung mengungkap 16 kasus peredaran narkoba, obat keras terlarang dan minuman keras, selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2025.

Mereka menetapkan 25 orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Tiga tersangka, di antaranya merupakan perempuan. Selain itu, terdapat 9 residivis yang kembali ditangkap polisi.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi mengatakan, Operasi Pekat ini digelar selama 22 hari, sejak 26 Februari sampai 19 Maret.

Hasilnya, mereka mengungkap 16 kasus dengan total jumlah tersangka sebanyak 25 orang. Dibanding tahun lalu, jumlah kasus dan tersangka yang terungkap tahun ini lebih banyak.

"Hasil ini semakin mengonfirmasi hasil pengungkapan kita tahun 2024 lalu, bahkan ini lebih banyak lagi, kita sampaikan kepada masyarakat agar terus mengawasi pergaulan anak-anak agar terhindar dari lingkungan dan jerat narkoba," ujarnya, Jumat (21/03/2025).

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Mereka yang tertangkap ini diketahui berperan sebagai pengedar. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni 119,86 gram sabu, 25.740 pil doubel L dan 384 botol arak Bali.

Selain itu, polisi juga menyita 20 handphone, 19 pipet dan 16 bong alat penghisap sabu serta timbangan elektrik. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mengedarkan barang haram ini dengan sistem ranjau.

"Ada yang mendapat upah Rp25 ribu sekali transaksi ada juga yang mendapat upah sabu gratis," tuturnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Tulungagung, Iptu Yudhistira mengungkapkan, dari tersangka ini terdapat 3 pasang kekasih yang ikut terlibat. Mereka ditangkap karena saling memiliki keterlibatan dalam pengedaran maupun penggunaan narkoba jenis sabu.

"Biasanya yang perempuan yang meranjau, kemudian memakai barangnya barengan suami istri, itu dilakukan untuk mengelabui petugas," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.