Senin, 22 Jun 2026 12:33 WIB

Unisla dan Kodim 0812 Lamongan Kembangkan Inovasi Padi Varietas

Panen perdana padi varietas oleh Kodim 0812 Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Panen perdana padi varietas oleh Kodim 0812 Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Inovasi padi varietas unggul atau Padi Maloi Jumbo (PMJ) 01 sukses diterapkan oleh Kodim 0812 Lamongan. Rencananya, inovasi ini juga akan dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan.

Padi ini memiliki batang yang kokoh, bulir besar, serta ketahanan yang tinggi terhadap hama, menjadikannya pilihan unggul untuk dikembangkan di wilayah Lamongan.

Baca Juga: BSI Gandeng SGN, Bangun Ekosistem Keuangan Syariah Industri Gula

Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan menyebut pengembangan ini akan dilakukan di 27 kecamatan melalui peran aktif Babinsa.

“Bibit PMJ 01 ini akan kami kembangkan agar bisa ditanam di 27 kecamatan atau Koramil dengan melibatkan kelompok tani. Pada panen perdana kemarin, total menghasilkan 62 sak dengan luas lahan sekitar setengah hektar,” ujar Letkol Ketut, Kamis (20/3/2025).

Pengembangan padi PMJ 01 ini, lanjut Dandim Letkol Ketut, tidak hanya berfokus pada hasil panen yang optimal, tetapi juga pada penerapan sistem pertanian terpadu atau Integrated Farming System (IFS).

“Kami berharap sistem ini dapat menjadi solusi yang efektif bagi para petani dalam meningkatkan hasil pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Dandim 0812 Lamongan.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Sementara itu, Komandan Satgas Tim Sinergi dan Kolaborasi untuk Negeri (Sego Boran), Ayu Dianingtyas menilai, kolaborasi ini memiliki dampak positif dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

“Ini adalah langkah yang sangat baik. Unisla dilibatkan dalam penelitian untuk mendukung program ketahanan pangan yang selaras dengan arahan Presiden Prabowo,” ujar Ayu.

Ayu menjelaskan, penelitian yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Kampung Pandu, mulai dari identifikasi hingga optimalisasi komoditas pertanian.

Baca Juga: Kodim 0812 Perkuat Karakter dan Kedisiplinan Siswa Sekolah Rakyat Lamongan

Penelitian ini juga melibatkan berbagai disiplin ilmu dalam pendekatan pentahelix, termasuk hukum, kesehatan lingkungan, teknik, perikanan, dan peternakan.

“Fakultas Hukum akan meneliti pemanfaatan aset dan legalitas produk pertanian, sementara Fakultas Peternakan dan Pertanian berkontribusi pada kesehatan lingkungan dengan penggunaan pupuk cair organik. Fakultas Sains dan Teknologi juga berfokus pada pengembangan biogas untuk mendukung kegiatan pertanian,” ungkapnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.

Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.

Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

1.352 Pramuka Sukolilo dilantik sebagai Pramuka Garuda dan memecahkan dua Rekor MURI melalui aksi pembasuhan kaki orang tua dan semafor massal.