Jumat, 19 Jun 2026 08:16 WIB

Bupati Jember Fawait Tolak Mobil Dinas: untuk Fakir Miskin dan Disabilitas Saja

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 18 Mar 2025 11:45 WIB
Gus Fawait saat press conference di Kantor DPRD Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Gus Fawait saat press conference di Kantor DPRD Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Jember Muhammad Fawait menolak pembelian mobil dinas untuk dirinya. Ia meminta anggaran itu dibuat membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) fakir miskin atau disabilitas.

"Saya minta anggara mobil dinas bupati dialihkan, untuk disabilitas dan pembangunan RTLH milik fakir miskin," kata Gus Fawait dalam press conference, Senin malam (17/3/2025).

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Menurutnya, dengan mobil dinas yang dipakai Toyota Avanza Veloz untuk saat ini sudah cukup baginya. Ia tidak ingin melihat warganya yang fakir miskin atau disabilitas masih membutuhkan anggaran.

"Saya serahkan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan dari pada saya. Saya cukup mobil dinas ini (Avanza Velos) saja," ungkapnya.

Ada anggaran sekitar Rp600 juta yang telah dipersiapkan untuk membeli mobil dinas baru yang bersumber dari APBD Jember.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

"Ini bentuk pembelaan kami, kepada kaum disabilitas dan fakir miskin," ujar Gus Fawait.

Karena menurutnya, adanya efisiensi ini bukan untuk menghabiskan anggaran, melainkan untuk anggaran lebih efektif.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Gus Fawait menyampaikan, sebagai pemimpin harus menunjukkan sikap kesederhanaan, walaupun memiliki akses untuk menggunakan barang mewah.

Terlebih lagi, Bupati Gus Fawait terlahir dari desa, seorang santri hingga aktivis, yang memiliki kepedulian tinggi terhadap yang lebih membutuhkan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.