Senin, 22 Jun 2026 02:41 WIB

Ramadan Now 2025

Mencicipi Seblak Tidak Pedas di Sidoarjo, Aman di Perut untuk Berbuka Puasa

Kedai Seblak Prasmanan Arka yang terletak di Juwet Kenongo, Porong, Sidoarjo. (Foto:  Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Kedai Seblak Prasmanan Arka yang terletak di Juwet Kenongo, Porong, Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seblak, yang umumnya dikenal dengan rasa pedasnya, kini hadir dengan inovasi baru di Kedai Seblak Prasmanan Arka yang terletak di Juwet Kenongo, Porong, Sidoarjo. Di bulan Ramadan ini, seblak tanpa rasa pedas justru ramai diserbu pembeli.

Pemilik Kedai Seblak Prasmanan Arka, Erika (30), mengungkapkan bahwa ide untuk menghadirkan seblak tanpa pedas berawal dari permintaan pelanggan setianya yang tidak menyukai rasa pedas.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Selain seblak pedas, kami juga menjual seblak tanpa pedas. Ide ini muncul karena banyak pelanggan yang tidak suka pedas, sehingga kami hadirkan seblak tanpa sambal. Alhamdulillah, animo pembeli seblak tidak pedas cukup tinggi, banyak yang suka," kata Erika, Selasa (4/3/2025).

Rasa yang Berbeda 

Menurut Erika, perbedaan seblak yang dijual di kedainya dengan seblak lain terletak pada rasa. Seblak di kedainya, lanjut Erika, memiliki rasa yang sedap, berbeda dengan kebanyakan seblak lain yang cenderung manis.

"Yang membedakan seblak saya dengan yang lain adalah rasa. Seblak buatan saya tidak menggunakan gula, hanya bumbu seperti kencur, bawang putih, dan rempah lainnya yang memberi rasa sedap, bukan manis," jelasnya.

Pilihan Isian yang Beragam

Seblak yang disajikan di Kedai Seblak Prasmanan Arka juga menawarkan beragam pilihan isian. Di antaranya adalah berbagai jenis kerupuk, dumpling, baso, sosis, ayam, dan sayuran, dengan harga mulai seribu rupiah, tergantung pilihan konsumen. Semua menu disajikan secara prasmanan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Peningkatan Penjualan di Bulan Ramadan

Selama bulan Ramadan, penjualan seblak tanpa pedas di kedainya mengalami peningkatan yang signifikan. Erika mencatatkan lonjakan penjualan hingga 100 persen per hari.

"Alhamdulillah, penjualan kami meningkat drastis di bulan Ramadan. Jika biasanya kami menjual sekitar 50 porsi per hari, di bulan Ramadan ini kami bisa menjual hingga 100 porsi per hari, mulai pukul 16.00 WIB hingga maksimal pukul 00.00 WIB," ujar Erika.

Tips Membuat Seblak yang Lezat

Erika juga berbagi tips untuk membuat seblak yang lezat. Menurutnya, kunci utama dalam membuat seblak adalah menumis bumbu dengan tepat.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Tipsnya adalah gongso (tumis) bumbu sampai tanak, agar tercipta rasa bumbu yang enak dan aroma yang khas. Itu kuncinya," tegasnya.

Pelanggan Puas

Salah satu pelanggan setia, Putri, mengungkapkan kesukaannya terhadap seblak tanpa pedas yang ada di Kedai Seblak Prasmanan Arka.

"Seblak tidak pedas di sini sangat enak, gurih, dan ada rasa jeruk nipis yang membuatnya semakin nikmat. Apalagi, rasanya segar setelah buka puasa, bikin ketagihan. Saya pasti akan kembali lagi," kata Putri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.