Selasa, 16 Jun 2026 03:53 WIB

Penerapan MBG di Surabaya Masih Tunggu Juknis

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Badan Gizi Nasional sudah siap dilaksanakan di 190 lokasi Satuan Pendidikan Penyedia Gizi (SPPG) per tanggal 6 Januari 2025. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 32 lokasi berada di Jawa Timur. Namun, untuk Kota Surabaya, pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai dari Fraksi Gerindra, mengonfirmasi bahwa hingga kini belum ada informasi terbaru terkait penerapan MBG di Surabaya. 

"Untuk Surabaya, masih belum turun. Ini sama pemkot masih di koordinasikan secara intens," kata Bahtiyar, Rabu (8/1/2025).

Selain juknis, Bahtiyar menegaskan bahwa pembahasan anggaran untuk mendukung pelaksanaan program ini juga belum dilakukan. 

Anggaran yang semula direncanakan sebesar Rp15 ribu per anak per hari dikabarkan akan turun menjadi Rp10 ribu. Namun, alokasi APBD Surabaya untuk mengakomodasi perubahan tersebut masih dalam tahap penantian.

Baca Juga: Puji Program MBG, Bupati Jember: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi

"Belum ada pembahasan terkait APBD Surabaya untuk MBG. Kami masih menunggu juknis agar bisa melanjutkan proses berikutnya," tambahnya.

Program MBG diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak, terutama di wilayah perkotaan seperti Surabaya. 

Sayangnya, hingga saat ini juknis perihal program tersebut juga masih belum terbit. Hal ini menjadi kendala tersendiri mengenai penerapannya di daerah.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Kami siap mendukung program ini, tetapi juknis harus jelas terlebih dahulu sebagai dasar pelaksanaan," pungkas Bahtiyar.

Sebelumnya, senada dengan Bahtiyar, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan kalau pihaknya hingga saat ini masih menunggu juknis dari program tersebut. 

Rencananya, akan ada pelibatan UMKM juga agar dapat membantu perputaran ekonomi pelaku usaha di Kota Pahlawan. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.