Kamis, 18 Jun 2026 01:33 WIB

Sepekan Banjir di Sidoarjo Belum Surut, Mimik Idayana Minta Tambah Pompa Air

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meninjau banjir di Desa Balongdowo, Desa Balonggabus, Kecamatan Candi dan Perum Bumi Citra Fajar Golf Sidoarjo. Sepekan air yang merendam kawasan ini belum juga surut

Mimik meminta OPD terkait bergerak cepat agar musibah segera ditangani karena selama hampir sepekan sebanyak kurang lebih 500 warga yang terbagi menjadi 3 RT terendam banjir.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Apa yang menjadi keluhan warga monggo segera ditangani, penambahan pompa untuk menyedot bisa ditambahkan karena pompa yang sudah ada tidak mencukupi, dan saya mohon kepada warga untuk lebih bersabar lagi karena musibah ini karena faktor alam, air laut masih meluap namun pemerintah akan terus berupaya meringan dampak bagi warga," ucapnya saat meninjau banjir di perum CFG Sidoarjo, Selasa (4/3/2025).

Ia melanjutkan, pemerintah akan berupaya memberikan bantuan berupa sembako bagi warga terdampak serta akan ditambahkan rumah pompa untuk diletakkan pada fasum. Termasuk bantuan solar untuk menjalankan rumah pompa.

"Monggo bersurat saja ke dinas PUBM untuk bantuan solar nanti akan kita bantu dan untuk bantuan mobil pompa akan didatangkan," jelasnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Mimik menegaskan bahwa penanganan banjir tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan semata. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk mencari solusi jangka panjang guna mengantisipasi terulangnya bencana serupa di masa mendatang.

"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait penyebab banjir ini, termasuk normalisasi sungai dan saluran air yang tersumbat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan di musim penghujan ini," tuturnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Turun Percepat Penanganan Dampak Banjir Pasuruan

Sementara itu kepala PUBM Sidoarjo, Dwi Eko menyampaikan pemerintah akan berusaha memberikan solusi dengan membuat long storage yang diharapkan bisa membantu mengurangi debit air, dan akan melakukan survei ketinggian sungai.

"Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan bahwa semua warga yang terdampak mendapatkan bantuan yang memadai. Harapannya, masyarakat dapat segera pulih dari musibah ini dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.