Jumat, 19 Jun 2026 12:38 WIB

Tinjau Stadion Brawijaya Kediri, Vinanda Prameswati Siapkan Rencana Perbaikan

  • Penulis :
  • | Selasa, 04 Mar 2025 15:45 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meninjau Stadion Brawijaya. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meninjau Stadion Brawijaya. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, meninjau dan menginventarisasi masalah di Stadion Brawijaya Kediri, pada Selasa (4/3/2025). Dalam kunjungannya, Mbak Wali, panggilan akrabnya kini, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada agar stadion dapat digunakan dengan nyaman oleh atlet, pemain, dan klub yang memanfaatkan stadion tersebut.

“Kami melakukan survei dan menginventarisasi masalah dan saya sudah mengarahkan untuk kepala OPD menindaklanjuti terkait permasalahan yang ada di Stadion Brawijaya Kediri. Harapannya permasalahan ini bisa segera terselesaikan dan pemain bisa bermain dengan nyaman,” kata Vinanda Prameswati.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Dalam tinjauan tersebut, ditemukan beberapa permasalahan utama yang berkaitan dengan kelistrikan dan drainase stadion. wali kota Kediri menyatakan bahwa pemerintah daerah saat ini sedang berupaya memperbaiki infrastruktur tersebut.

“Tadi ada beberapa permasalahan terkait listrik dan drainase. Pertama, kami berupaya memperbaiki kelistrikan dan juga ke drainasenya, kami upayakan dan saat ini kami sedang bekerja. Kami menginginkan Persik bisa main di Kediri,” pinta Mbak Wali.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, Yono Heryadi, mengungkapkan bahwa rencana perbaikan pencahayaan stadion membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Intinya harus ada keputusan segera untuk penganggaran, untuk pengadaan lampunya. Karena kan kita ketahui satu lampu kan tidak murah. Infonya Rp25 juta. Jadi kalau kita kali 96 titik sudah kelihatan angkanya, itu kan bukan nilai yang kecil. Tetapi nanti akan kita anggarkan, pengusulan dan kita realisasikan,” tanda Yono Heryadi.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Selain itu, sistem drainase Stadion Brawijaya juga akan mendapat perhatian lebih lanjut. Yono Heryadi menambahkan bahwa sistem drainase yang ada saat ini masih konvensional dan perlu dilakukan evaluasi agar lebih optimal dalam mengatasi genangan air.

“Kita ketahui sistem drainase di Stadion Brawijaya ini kan masih konvensional, masih belum menggunakan pola-pola yang modern. Nanti mungkin akan kita pertajam untuk cakupan drainase itu. Kemarin kita sudah bersihkan semuanya, menambah jaringan yang untuk keluarkan ke drainase Kota. Tetapi apakah itu maksimal, itu akan kita evaluasi,” papar Yono.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Wali Kota Kediri. Menurutnya, ini merupakan momen bersejarah bagi klub karena bisa berdiskusi langsung dengan kepala daerah mengenai permasalahan stadion.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

“Kami tunggu dan luar biasa, karena dari puluhan tahun kita bisa ketemu dengan kepala daerah, dalam hal ini wali kota. Jadi, kami sangat terima kasih kepada bu wali kota yang sudah respon cepat, apa yang kita keluhkan langsung cek lapangan dan akan memenuhi kebutuhan yang kita butuhkan,” kata Widodo.

Dengan adanya komitmen dari Pemerintah Kota Kediri untuk melakukan perbaikan, diharapkan Stadion Brawijaya bisa segera memenuhi standar Liga 1 dan menjadi kebanggaan bagi warga Kediri.

Turut mendampingi Wali Kota Kediri dalam kunjungan ini, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Yono Heryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (LHKP) Kota Kediri Imam Muttakin, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri Chevy Ning Suyudi.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.