Rabu, 17 Jun 2026 02:09 WIB

Pom Mini di Tulungagung Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran pom mini di Tulungagung. (Foto: Dok Polres Tulungagung for jatimnow.com)
Kebakaran pom mini di Tulungagung. (Foto: Dok Polres Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah pom mini di Desa Banaran, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung mengalami kebakaran. Kobaran api menghanguskan mesin pom mini tersebut beserta bangunannya.

Beruntung kobaran api tidak merembet ke bangunan lainnya. Petugas pemadam kebakaran yang tiba langsung berusaha memadamkan kobaran api.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto mengatakan peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat kejadian pemilik pom mini tersebut tengah memasukkan BBM ke dalam mesin drum.

"Pemilik pom mini ini sedang memasukkan BBM kurang lebih 100 liter ke dalam drum pom mini," ujarnya, Senin (03/03/2024).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pemilik menduga api berasal dari korsleting arus listrik di mesin pom mini tersebut. Saat mengisi BBM, pemilik melihat adanya kabel terkelupas dari mesin pom mini. Kabel ini menyebabkan percikan api dan membakar pom mini tersebut.

"Keterangan saksi diduga api berasal dari percikan kabel yang terkelupas di mesin pom mini," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Kobaran api cepat membesar dan menghanguskan mesin tersebut. Warga yang melihat kondisi ini melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan pemadam kebakaran. Petugas yang tiba dibantu warga setempat berusaha memadamkan kobaran api.

"Api berhasil dipadamkan petugas, taksir kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.