Minggu, 14 Jun 2026 12:25 WIB

Wali Kota Pasuruan Terima Suap dengan Sandi Trio Kwek-Kwek

Ilustrasi penangkapan koruptor
Ilustrasi penangkapan koruptor

jatimnow.com - Hasil penyidikan KPK atas kasus suap fee proyek yang diterima oleh Wali Kota Pasuruan Setiyono menguak fakta lain.

Ada banyak istilah atau sandi yang digunakan oleh para tersangka dengan tujuan untuk mengelabuhi aparat penegak hukum.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Berikut beberapa istilah yang dipakai oleh para tersangka, yang berhasil dideteksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Istilah Trio Kwek-kwek, diduga dipakai untuk menyamarkan nama-nama anak buah Wali Kota Pasuruan.

Bahkan Trio Kwek-kwek tersebut yang mengatur persoalan proyek bangunan dan proyek pengairan. "Jadi ada tiga orang yang mengatur komitmen fee untuk Wali Kota Pasuruan," kata Juru Bicara KPK Febri Ferdiansyah, Juma't (5/10/2018).

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Tidak hanya istilah itu, penyidik juga menemukan istilah lain seperti “ready mix” atau campuran semen dan “Apel” untuk fee proyek serta istilah “Kanjengnya” yang diduga berarti penyebutan untuk Wali Kota;

"Mereka yang mengatur atas fee proyek Pemkot Pasuruan, bahkan dalam fee yang di atur rata rata mencapai 5-7 persen dari nilai besaran dana proyek yang dimenangkan oleh kontraktor," ujarnya.

Namun dalam rilis KPK belum menyebutkan siapa saja nama- nama Trio Kwek-kwek yang disebut dalam hasil penyidikan tersebut.

Baca Juga: Dua Terdakwa Korupsi SKTM RSUD dr Iskak Tulungagung Divonis Bersalah

Sebelumnya Wali Kota Pasuruan Setiyono terkena OTT KPK pada Kamis (4/10/2018), bersama 3 orang lainnya. Mereka pun sudah menjadi tahanan KPK atas peneriman fee proyek Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUMKM) pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.