Senin, 15 Jun 2026 17:54 WIB

Harga Cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo Meroket

Penjual cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Penjual cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo meroket sejak beberapa hari terakhir. Kenaikan mencapai Rp15 ribu per kilogramnya.

Salah satu penjual cabai, Sujiono mengatakan, kenaikan ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Harga cabai rawit kini Rp65 ribu dari harga sebelumnya Rp50 ribu per kilogram, sementara harga cabai merah besar juga naik ke Rp40 ribu dari Rp28 ribu per kilogramnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Untuk jenis dan kualitas tertentu, cabai rawit mencapai Rp70 ribu rupiah. Seperti di lapak milik Gunawan. Kenaikan harga cabai terjadi hingga Rp10 ribu per kilogram dari harga sebelumnya.

"Harga cabai rawit sekarang Rp70 ribu dari harga Rp60 ribu per kilogramnya," terang Gunawan, Jumat (28/2/2025) sore.

Ia menduga kenaikan ini karena faktor jelang puasa dan banyak petani yang tidak panen, karena faktor cuaca. Meski begitu, penjualan tetap normal.

"Imbasnya cabai rawit naik jelang puasa lumayan tinggi. Meski begitu pembelian tetap karena merupakan bahan pokok apalagi menjelang puasa banyak orang selamatan," imbuh Gunawan.

Selain kenaikan cabai rawit dan cabai merah besar, bawang merah dan bawang putih turut meroket.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Penjual bawang merah dan bawang putih, Iman mengeluhkan harga bawang merah dan bawang putih di lapak miliknya mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

"Harga bawang merah ikut meroket dari Rp20 ribu ke Rp35 ribu per kilogram, bawang putih juga naik dari Rp28 ribu ke Rp37 ribu per kilogram," ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Sulaiman, ia mengungkapkan kenaikan harga bawang berpengaruh terhadap turunnya omzet penjualan dari biasanya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Semenjak harga bawang merah dan putih naik, omzet saya ikut turun, pembeli juga lebih sepi dibanding harga normal. Bawang merah dari Rp28 ribu,  sekarang jadi Rp34 ribu per kilogram. Bawang putih juga naik Rp40 ribu sekarang, padahal kemarin Rp29 ribu per kilogram," ungkapnya.

Menurut prediksinya, harga akan terus naik hingga H+7 setelah lebaran.

"Saya sudah hafal, ini nanti biasanya sebelum Ramadan sudah naik, dan akan terus naik sampai hari raya ketupat atau paling tidak H+7 setelah lebaran," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.