Kamis, 11 Jun 2026 12:59 WIB

Ratusan Warga Sumenep Merasa Tertipu Kantar Group hingga Miliaran Rupiah

Suasana perkampungan di Desa Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Sumenep. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Suasana perkampungan di Desa Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Sumenep. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga Pulau Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Sumenep tertipu hingga miliaran rupiah. Mereka diiming-imingi pendapatan besar oleh Kantar Group dengan syarat menyetorkan uang.

Sekitar 700 orang diduga sudah bergabung dan menyetorkan sejumlah uang. Mereka menyetor paling sedikit lima hingga puluhan juta. Diprediksi, kerugian masyarakat lebih dari Rp3 miliar.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Warga setempat berinisial N mengungkapkan, jika masyarakat merasa tertipu. Sebab, dijanjikan mendapatkan gaji setelah bergabung dengan upah sesuai level pekerjaan yang dipilih. Sehingga, masyarakat banyak tertarik dan menyetor uang sesuai tingkat yang mereka pilih.

"Semakin tinggi level yang dipilih, modal semakin besar disetor. Sudah ratusan orang yang menyetor. Mulai dari lima juta hingga puluhan juta," katanya, Kamis (27/2/2025).

Sejak 25 Februari 2025, uang yang disetor melalui aplikasi hilang dan saldo menjadi nol. Setelah dikonfirmasi ke petugas Kantar Group yang berkantor di Desa Pagerungan, beralasan mau pindah perbankan. Sehingga semua keuangan dinolkan di rekening.

"Nah, saat nol semua masyarakat sudah mulai panik. Untuk mengembalikan itu, kami diminta top up untuk menambah modal. Sehingga masyarakat banyak yang menambah dengan ketentuan yang tinggi. Meskipun ada sebagian masyarakat tidak melakukan karena nominalnya tinggi," ungkapnya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Tepat hari Selasa, pekan ini, semua uang di aplikasi tidak bisa ditarik. Sehingga sampai saat ini masyarakat kehilangan uang. Sementara kantor Kantar Group tutup sejak itu  dan tidak ada petugas satupun.

"Dia mengatakan, awalnya masyarakat tidak curiga. Sebab sebagian warga sempat mendapatkan keuntungan. Kami tidak curiga akan terjadi penipuan seperti tempat lain," katanya.

Diketahui, di Desa Pagerungan ada petugas yang bertanggung jawab atas Kantar Group. Bahkan mereka meresmikan kantor lengkap dengan masyarakat. Sehingga masyarakat percaya dan banyak tertarik.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

"Yang jelas kami masyarakat disini merasa ditipu. Sudah tidak ada kejelasan uang kami. Petugas Kantar juga sudah tidak ada," katanya.

Salah satu tim administrasi Kantar Group, Huzaini belum bisa memberikan keterangan. Saat berusaha dikonfirmasi tidak tersambung.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.