Selasa, 16 Jun 2026 04:07 WIB

Mahasiswi UTM Bangkalan Dilaporkan Hilang, Diduga Kabur karena Dijodohkan

Motor milik Zahrotus Sakdiyah (20), mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang dilaporkan hilang pada 14 Februari lalu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Motor milik Zahrotus Sakdiyah (20), mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang dilaporkan hilang pada 14 Februari lalu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi sedang mengusut keberadaan Zahrotus Sakdiyah (20), mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang dilaporkan hilang lebih dari 20 hari.

Sebelumnya, polisi menemukan sepeda motor milik Zahrotus di Terminal Bangkalan, lengkap dengan helm yang masih terpasang.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

Zahrotus, yang merupakan mahasiswi Fakultas Pendidikan dan kini sedang menempuh semester akhir, dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 14 Februari 2025 lalu.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, menjelaskan bahwa setelah sepeda motor Zahrotus diamankan oleh Satlantas Polres Bangkalan, pihaknya langsung mendalami kasus ini.

"Zahrotus sebelumnya berangkat dari Gresik menuju kos temannya, Lailatul Qomariyah, di Telang. Namun, saat tiba di sana, Zahrotus menolak untuk menginap dan memilih pergi ke kos temannya yang lain, Susanti," ujar Hafid, Senin (24/2/2025).

Di kos Susanti, Zahrotus sempat mengungkapkan ketidaknyamanan terkait pembicaraan tentang pernikahan dengan keluarganya. Bahkan ia sempat didesak untuk dijodohkan dengan sepupunya.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

"Zahrotus sempat ditawari untuk dijodohkan dengan sepupunya," tambahnya.

Setelah itu, Zahrotus pamit untuk pergi dari kos Susanti menuju rumah temannya, Riyana, di Jaddih. Namun, ketika pihak keluarga menghubungi Riyana, ia mengaku tidak melihat Zahrotus datang ke rumahnya.

"Riyana juga membenarkan bahwa Zahrotus tidak datang ke rumahnya. Kemungkinan, setelah dari kos Susanti, dia menuju terminal," jelas Hafid.

Baca Juga: Akademisi Lintas Kampus Bahas Perundang-undangan RKUHAP di UTM Bangkalan

Keluarga Zahrotus kemudian menghubungi pihak kepolisian dan mengungkapkan bahwa salah satu bibinya sempat menghubungi Zahrotus melalui telepon, yang mengatakan bahwa ia berada di Jember.

Namun, setelah itu Zahrotus tidak dapat dihubungi lagi, dan hingga kini belum kembali ke rumah.

"Saat terakhir terdeteksi di Jember, setelah itu tidak ada komunikasi lagi dengan Zahrotus, dan ia belum pulang," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.