Rabu, 17 Jun 2026 00:25 WIB

Wanita di Tulungagung Tewas Tertabrak Kereta Api, Tubuh Terpental 100 Meter

Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang wanita paruh baya, AS (48) warga Desa Gilang, Kecamatan Ngunut tewas tertabrak kereta api di Tulungagung, Senin (24/2/2025). Kerasanya benturan membuat tubuh korban terpental dan hancur.

Salah seorang saksi, Ribut Purnomo (49) mengatakan peritiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat kejadian korban diketahui usai mencari daun jeruk. Korban kemudian berjalan di tengah rel seperti biasa. Di saat bersamaan kereta api Dhoho jurusan Blitar-Surabaya melaju dari arah timur menuju barat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Masinis sudah berusaha membunyikan klakson kereta api namun korban tidak juga minggir," ujarnya, Senin (24/2/2025).

Benturan keras menyebabkan tubuh korban terpental hingga sejauh 100 meter. Selain itu tubuh korban juga hancur. Petugas menyisir di beberapa titik untuk menemukan bagian tubuh korban. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses selanjutnya.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

“Dari titik kejadian diperkirakan korban terpental hingga 100 meter," tuturnya.

Korban selama ini sering berjalan di tengah rel kereta api. Saat kejadian korban diketahui sedang asyik bermain handphone. Selain itu korban juga kerap melamun. Kuat dugaan korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Sebelumnya korban pernah bercerita ke tetangga untuk bunuh diri.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Kalau ada permasalahan saya kurang tahu, tapi dari keterangan tetangga korban pernah bilang mau bunuh diri," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.