Selasa, 16 Jun 2026 04:11 WIB

Adu Jotos, Driver Taksi Online dan Konvensional Ditetapkan Tersangka

Driver taksi online dan konvensional saat di periksa di Mapolsek Rogojampi.
Driver taksi online dan konvensional saat di periksa di Mapolsek Rogojampi.

jatimnow.com – Driver taksi online dan driver taksi konvensional yang adu jotos sama-sama ditetapkan sebagai tersangka karena saling lapor. Adu jotos ini dipicu oleh rebutan penumpang di Bandara Banyuwangi.

Kapolsek Rogojampi Kompol Suharyono mengatakan, setelah keduanya saling lapor dugaan adanya penganiayaan, seperti dalam pasal 352 atau 407 KUHP, Angga (22) dan Solikin (46) sama-sama ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

“Keduanya sama-sama ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, Keduanya kita amankan beserta barang buktinya," kata Suharyono, Jumat (5/10/2018).

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan kasus yang terjadi di pinggir Jalan Raya, tepat di depan Bandara Banyuwangi, Dusun Tegalwero, Desa/Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

"Kejadian itu sekitar pukul 15.30 Wib, tepat di depan atau di Jalan Raya Bandara Banyuwangi," ujar Suharyono, Kamis (4/10/2018).

Baca juga: Berebut Penumpang, Driver Taksi Online vs Konvensional Adu Jotos

Dari hasil pemeriksaan, sekitar pukul 14.30 Wib, Angga hendak menjemput penumpang yang order melalui aplikasi Grab dengan lokasi penjemputan di Bandara Banyuwangi.

Setiba dilokasi, Angga dihadang oleh Solikin dan langsung menggedor-gedor kaca pintu kendaraan Toyota Calya bernopol P 1529 VE seraya marah-marah.

Baca Juga: Bluebird Perkuat Konektivitas Surabaya Lewat Layanan Multimoda

Saat itu, Solikin dengan membentak Angga mengatakan tidak boleh mengambil penumpang di Bandara Banyuwangi.

"Sudah tahu tidak boleh, kok tetap saja," kata Kapolsek menirukan kata-kata Solikin kepada Angga.

Mendengar ucapan tersebut, Angga menjawab dengan nada tinggi bahwa sampai saat ini belum ada peraturan atau larangan untuk mengambil penumpang di Bandara Banyuwangi.

"Tiba-tiba Solikin menampar Angga sebanyak satu kali menggunakan tangan kanannya dan mengenai pipinya," beber Suharyono.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Resmi Tutup Satgas RAFI 2026

Dari insiden itu, Angga mengeluhkan sakit di bagian pipi kanannya. Demikian juga Solikin, mengaku tidak terima setelah dipukul yang diduga dilakukan oleh Angga menggunakan ruyung.

"Kedua-duanya saat ini kita amankan beserta barang bukti," pungkasnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.