Senin, 15 Jun 2026 00:22 WIB

Dampak Efisiensi Anggaran , Pemkab Trenggalek Kewalahan Perbaiki Jalan

Jalan yang ditanami pisang oleh warga di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Jalan yang ditanami pisang oleh warga di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Efesiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat membuat program perbaikan infrasturtur jalan di Trenggalek terancam macet. Dinas PUPR Trenggalek harus memangkas alokasi anggaran hingga Rp 53 miliar.

Jumlah tersebut di luar dari anggaran perbaikan jalan yang telah disetujui pemerintah pusat pada rahun 2024 lalu. Namun anggaran tersebut tidak dapat terealiasai kerena kebijakan efesiensi ini.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Plt Kepala Dinas PUPR Trenggalek, Anjang Purwoko mengatakan, perbaikan jalan rusak di Trenggalek sebenarnya sudah mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp28 miliar. Pembiayaan ini melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) pada 2024.

"Skema itu sudah disetujui, dan untuk pengerjaan jalan rusak daerah akan dilakukan oleh pemerintah pusat. Namun anggaran tersebut tidak dapat terealisasi karena kebijakan efesiensi anggaran. Padahal sudah masuk tahapan lelang dan telah ada pemenang tendernya," ujar Anjang, Rabu (19/2/2025).

Pihak dinas telah memasukkan perbaikan jalan melalui pembiayaan APBD. Namun usaha ini kandas karena pada akhir 2024 terbit SE dari Kemendagri dan Kemenkeu, bahwa pemerintah daerah diharuskan untuk mencadangkan sebagian dana.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

"Otomatis, rencana perbaikan jalan tidak dapat dilakukan. Kebijakan ini berlaku seluruh nasional," terangnya.

Di sisi lain, Dinas PUPR juga terdampak penyesuaian anggaran sebesar Rp53 miliar. Kendatidemikian, Dinas PUPR Trenggalek akan berupaya agar program perbaikan jalan bisa terlaksana. Mereka akan melakukan koordinasi dengan tim TAPD untuk membahas masalah ini.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

"Kami akan koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Karena target kami jalan yang rusak bisa ditembel sebelum Idul Fitri," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.