Sabtu, 13 Jun 2026 01:55 WIB

Demo Mahasiswa Ricuh, Sekretaris DPRD Jatim Telpon Mayor Teddy

Detik-detik menjelang demo mahasiswa ricuh (foto: Dini for jatimnow.com)
Detik-detik menjelang demo mahasiswa ricuh (foto: Dini for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur Ali Kuncoro mengklaim telah menelpon Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy di hadapan mahasiswa yang menggelar demo di depan kantor DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya.

Hal itu ia lakukan saat mendampingi Ketua DPRD Musyafak Rouf yang menemui mahasiswa saat menggelar aksi demo, Senin (17/2/2025).

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Diketahui, Musyafak Rouf menemui mahasiwa sekitar pukul 14.45 WIB setelah massa aksi menunggu sekitar 45 menit. 

Musyafak mendatangi massa aksi di belakang kawat besi pembatas bersama anggota DPRD Jatim dari PKS Lilik Hendarwati, anggota DPRD Jatim dari PAN Abdullah Abu Bakar. 

Kedatangan Musyafak awalnya diterima mahasiswa. Namun, mereka meminta agar Politisi PKB ini naik ke atas mobil komando. 

Setibanya di atas mobil komando, Musyafak menandatangani sebuah lembaran tuntutan yang dibawa oleh massa aksi. 

Tak berhenti sampai di situ, para orator demo meminta agar Musyafak membacakan surat tuntutan serta melakukan panggilan video kepada Ketua DPR RI Puan Maharani atau Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indrawijaya atau bahkan Presiden Prabowo Subianto. 

Massa aksi meminta agar tuntutan yang sudah mereka buat dan rancang tidak hanya diterima sebagai formalitas saja. 

"Kami meminta agar Ketua DPRD menelpon Ketua DPR RI Ibu Puan Maharani sembari membacakan tuntutan. Ini belum pernah ada dan ini bisa menjadi sejarah,” teriak salah satu orator. 

Mendengar permintaan tersebut, Musyafak mengaku tidak punya nomor telepon dari tokoh yang mereka inginkan. 

Baca Juga: UKT Dinilai Memberatkan, Mahasiswa Unej Desak Transparansi dan Evaluasi Sistem

"Saya tidak punya nomornya beliau. Aku ini orang Islam. Enggak tau mbujuk (bohong),” jawab Musyafak. 

Negosisasipun berjalan alot, massa aksi tetap memaksa agar Musyafak menelpon tokoh yang mereka minta. 

Tak selang berapa lama, Sekretaris DPRD Jatim Ali Kuncoro ikut naik ke atas mobil komando. Dia mengaku telah mencoba menelpon Mayor Teddy. Namun, ternyata tidak diangkat. 

Tak puas dengan kondisi tersebut, mahasiswa mendesak agar menelpon kembali, akan tetapi tidak diindahkan. 

Lantaran kondisi semakin tidak memungkinkan, Musyafak bersama Ali Kuncoro akhirnya turun dari mobil komando dan kembali memasuki area kantor DPRD Jatim. Massa aksi yang tidak diterima merasa kecewa. 

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

Kondisi semakin ricuh. Mahasiswa pun merangsek masuk. Petugas yang berjaga pun menyemprotkan water cannon kepada mahasiswa.

Sementara Presiden Badan Eksektufi Mahasiswa (BEM) Unair Aulia Thaariq Akbar mengklaim akibat kejadian itu, sebanyak 5 rekan mahasiswa hilang. Ia menduga 5 rekannya ditangkap oleh polisi. 

"Tadi sekitar lima orang. Kami melihat sendiri bahwasannya lima orang, teman kami di bawa sama anggota ke dalam, dan mereka bilang tidak akan dikeluarkan,” kata Atha.

Sementara, Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo menegaskan tidak ada mahasiswa yang diamankan. 

"Saya tegaskan tidak ada yang diamankan semuanya dari mahasiswa boleh dikonfirmasi apa yang tadi disampaikan isu-isu yang menurut mereka diamankan dan sebagainya. Saya pastikan enggak ada,” tandas Wibowo. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.