Kamis, 18 Jun 2026 16:40 WIB

Terong Bakar Sambal Terasi, Favorit Warga Sidoarjo di Musim Hujan

Terong bakar sambal terasi daerah Bluru Sidoarjo yang laris manis di musim hujan. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Terong bakar sambal terasi daerah Bluru Sidoarjo yang laris manis di musim hujan. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah cuaca hujan yang menyelimuti Sidoarjo, menu bakaran selalu menjadi pilihan favorit banyak orang. Salah satu yang sedang digandrungi oleh warga adalah terong bakar sambal terasi khas daerah Bluru, yang kini menjadi primadona kuliner malam di kawasan ini.

Adi Surya, pengelola warung terong bakar sambal terasi, mengungkapkan bahwa ide untuk menjual terong bakar bermula dari keinginannya untuk mencoba hal baru dalam menyajikan terong.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Kuliner Khas NTT Siap Manjakan Lidah Warga Malang

Adi memilih untuk membakar terong dan menambahkannya dengan sambal terasi khas, yang ia pastikan bebas dari tambahan MSG.

"Warung kami baru buka sekitar tiga bulan yang lalu, dan alhamdulillah sekarang banyak yang datang untuk mencari alternatif makanan malam yang berbeda," ujar Adi, Jumat (14/2/2025).

Dalam proses penyajiannya, terong segar dibakar di atas bara arang hingga terasa empuk. Kemudian, terong tersebut dioleskan dengan mentega, memberikan rasa gurih yang khas.

Tak lupa, sambal terasi yang pedas dan segar menjadi topping yang sempurna untuk melengkapi hidangan ini.

"Sambalnya kami buat dengan cara mengukus bahan-bahannya, tanpa MSG, menggunakan tomat, lombok, terasi, dan bahan-bahan lainnya. Terong yang sudah dibakar kemudian dilumuri mentega agar lebih gurih," jelas Adi.

Baca Juga: Lezatnya Nasi Muduk, Kuliner Tradisional Khas Pantura Lamongan

Setiap malam, warung terong bakar sambal terasi ini mampu menghabiskan hingga ratusan porsi, dengan terong segar yang terjual mencapai 300 buah per hari.

Harga per porsinya mulai dari Rp9.000 hingga Rp26.000, tergantung pada lauk tambahan yang dipilih.

Menurut Adi, saat musim hujan, warungnya bahkan lebih cepat laris karena banyak orang yang mencari hidangan hangat dan pedas.

"Saat hujan, peminatnya semakin banyak. Makanan yang pedas seperti terong bakar sambal terasi ini memang sangat cocok disantap di cuaca yang dingin," tambahnya.

Baca Juga: Jalan-jalan Kota Tuban Bersama Si Mas Ganteng Dipandu Cung dan Nduk

Salah satu pengunjung, Ani, mengaku sangat menikmati cita rasa terong bakar yang berbeda dari biasanya.

"Biasanya terong itu dimasak dalam sayur lodeh, tapi di sini dibakar, jadi ada rasa khas 'sangit' dan gosongnya yang makin nikmat, apalagi sambalnya pedas banget. Pas banget di musim hujan seperti ini," ungkapnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.