Selasa, 16 Jun 2026 14:55 WIB

Jalan-jalan Kota Tuban Bersama Si Mas Ganteng Dipandu Cung dan Nduk

  • Penulis :
  • | Kamis, 03 Apr 2025 12:42 WIB
Cung dan Nduk Tuban yang siap menemani wisata keliling kota. (Foto: Dadang/Pemkab Tuban)
Cung dan Nduk Tuban yang siap menemani wisata keliling kota. (Foto: Dadang/Pemkab Tuban)

jatimnow.com - Dalam program wisata "Jalan-jalan Kota Tuban Bersama Si Mas Ganteng", Cung Nduk Tuban yaitu M. Bintang Redondo Al-Fawwazi (Cung Bintang) dan Jessyca Valentino Vigyx (Nduk Jessyca) tampil sebagai pemandu wisata yang berperan penting dalam memberikan pengalaman baru bagi para peserta.

Selain mereka berdua, ada juga Nduk Aniqah, Cung Danu, dan Cung Fari. Sebagai duta pariwisata muda Tuban, mereka memiliki tanggung jawab besar untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat tentang keindahan serta potensi yang dimiliki Kabupaten Tuban.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Kuliner Khas NTT Siap Manjakan Lidah Warga Malang

Jessyca, pelajar SMKN 2 Tuban, menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah memberikan informasi terkait wisata, budaya, sejarah, hingga kuliner khas Tuban.

"Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini, memberikan wawasan dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan wisatawan," ujar Jessyca, dilansir laman resmi Pemkab Tiban, Rabu (2/4/2025).

Begitu juga dengan Bintang, pelajar SMAN 1 Tuban, yang mengungkapkan bahwa perannya sebagai guide bukan hanya sekadar memandu, tetapi juga menciptakan interaksi yang menyenangkan dengan pengunjung.

"Kami ingin membuat pengunjung merasa lebih dekat dengan Kota Tuban, serta memberi mereka pengetahuan lebih tentang sejarah dan tempat wisata yang ada," kata Bintang.

Keberadaan Cung Nduk dalam program ini tidak hanya sebatas memandu perjalanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan para peserta. Kedua pemandu ini berusaha menjadikan pengalaman city tour tersebut lebih berkesan dengan cara yang santai dan penuh interaksi.

"Kami menyapa, berinteraksi, dan menjelaskan hal-hal menarik tentang Tuban dengan cara yang menyenangkan," tambah Jessyca.

Baca Juga: Jambuluwuk Bromo Resmi Hadir, Ini Konsep dan Daya Tariknya

Tanggapan masyarakat pun sangat positif, dengan banyak pengunjung yang mengaku senang dan terkesan dengan pengalaman baru yang mereka dapatkan. Masyarakat, terutama pemudik yang pulang ke kampung halaman, merasa antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak yang meminta rekomendasi tempat wisata dan kuliner yang bisa mereka kunjungi setelah city tour.

Jessyca juga menyarankan agar program serupa bisa dilaksanakan rutin, agar semakin banyak orang yang tertarik untuk berkunjung ke Tuban dan mengeksplorasi lebih banyak lagi potensi wisata di kota ini.

Sebagai Cung Nduk, keduanya percaya bahwa peran mereka sangat penting dalam memperkenalkan budaya dan wisata Tuban ke dunia luar. Jessyca mengungkapkan bahwa mereka tidak hanya berperan dalam kegiatan langsung, tetapi juga melalui media sosial untuk menyebarluaskan informasi.

"Kami ingin agar budaya dan wisata Tuban dikenal luas, dan kegiatan seperti ini adalah langkah awal yang baik," kata Jessyca.

Baca Juga: Polres Tulungagung Intensifkan Patroli di Lokasi Objek Wisata

Untuk diketahui, kegiatan "Jalan-jalan Kota Tuban Bersama Si Mas Ganteng" berlangsung dari 2 hingga 6 April 2025. Mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, dengan titik awal dan akhir di Tuban Abirama.

Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman menyenangkan bagi masyarakat, terutama pemudik yang pulang ke kampung halaman, dengan menikmati keindahan dan kemajuan Kota Tuban dalam suasana Lebaran yang khas.

Rute perjalanan wisata ini dimulai dari Tuban Abirama, kemudian menuju Alun-Alun Tuban, dilanjutkan ke Taman Hutan Kota Abhipraya, GOR Rangga Jaya Anoraga, sebelum akhirnya kembali lagi ke Tuban Abirama.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.