Jumat, 19 Jun 2026 17:51 WIB

Tumpukan Sampah Hiasi Wajah Jember, Imbas Pengurangan Honorer DLH?

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 13 Feb 2025 18:10 WIB
Kondisi tumpukan sampah di Jalan Gatot Subroto Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kondisi tumpukan sampah di Jalan Gatot Subroto Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tumpukan sampah menghiasi wajah perkotaan Jember, sejak sepekan terakhir. Hal ini diduga imbas dari pengurangan tenaga honorer atau non-ASN di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember.

Potret terkini jalanan Jember itu pun banyak dikeluhkan warga, termasuk para pesepeda. Salah satunya dr. Agus Burhan Syah, kakak artis Anang Hermasyah. Saat bersepeda, dia melihat banyak tumpukan sampah di beberapa ruas jalan. Menurutnya, ini terjadi sejak sepekan terakhir.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Kalau kita melihat kondisi lingkungan di Jember sekarang ini, sekitar seminggu ini sudah kurang rapi, kurang bersih, banyak sampah menumpuk di mana-mana," katanya, Kamis (13/2/2025). 

"Sepanjang saya tadi bersepeda, kurang lebih saya keliling kota ini penumpukan sampah masih terjadi. Ini mungkin berkaitan dengan pengurangan tenaga honorer atau non-ASN yang terjadi seluruh Indonesia, dampaknya di Jember sudah terjadi hari ini," sambungnya. 

Dia pun berharap, agar Pemerintah Kabupaten Jember memberikan solusi, dengan memanfaatkan SDM semaksimal mungkin. 

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Saya mengusulkan sebetulnya sejak dari dulu ada peran serta masyarakat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat, pemilik kantor, toko, yang berada di pinggir jalan utamanya, bisa memberikan bantuan kepada kebersihan lingkungan maupun kota," ungkapnya. 

"Mudah-mudahan pemerintahan yang baru memberikan solusi yang terbaik, dengan semangat yang ada, pemerintah baru bagi kota Jember terutama," harapnya. 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 363 pengawai honorer atau non-ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember dirumahkan, pegawai terbanyak bertugas di pemungut sampah. 

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Ratusan pegawai non-ASN yang dirumahkan sejak 4 Februari 2025. Dikarenakan Pemkab Jember tidak memperpanjang kontrak kerja tahun anggaran 2025.

"Untuk honorer di Dinas Lingkungan Hidup itu totalnya ada 336 orang dan semuanya sudah kami rumahkan," ujar Kepala Dinas DLH Sugiarto.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.