Rabu, 17 Jun 2026 20:24 WIB

Reses DPRD Surabaya: Jaring Aspirasi hingga Modal Akselerasi Kepentingan Rakyat

Arif Fathoni saat jaring aspirasi (foto: Toni for jatimnow.com)
Arif Fathoni saat jaring aspirasi (foto: Toni for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya memasuki masa reses Sidang I Masa Persidangan II Tahun 2025. 

Dalam kesempatan tersebut para wakil rakyat turun ke daerah pemilihan (dapil) guna menjaring aspirasi-aspirasi masyarakat secara langsung.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni mengatakan pentingnya reses sebagai momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat serta untuk memastikan bahwa kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia mengakui, mendengarkan harapan dan masukan warga bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi modal perjuangan dalam mengakselerasikan kepentingan rakyat ke dalam rencana pembangunan kota.

"Melihat, mendengarkan dan merasakan aspirasi, harapan, dan saran dari warga lalu menjadikannya alat perjuangan adalah hakikat seorang pelayan rakyat. Itulah yang selama ini kami sampaikan," ujar Toni, sapaan akrabnya, Rabu (12/02/2025).

Menurutnya, perjuangan dalam melayani warga tidak cukup hanya dengan kebijakan yang berpihak, tetapi juga harus disampaikan dengan pendekatan yang lebih ringan dan membumi. 

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Ia juga menekankan konsep politik riang gembira, di mana komunikasi politik yang santai dan penuh keakraban dapat mendekatkan masyarakat dengan para pemimpinnya.

"Tentu harus disertai dengan senda gurau, agar politik riang gembira yang kami tawarkan bukan sekadar utopia," tambahnya.

Dalam reses tersebut, berbagai masukan dari warga disampaikan, mulai dari perbaikan infrastruktur, pelayanan publik, hingga program pemberdayaan ekonomi. 

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Pria yang akrab disapa Mas Toni ini memastikan bahwa semua aspirasi yang diterima akan diperjuangkan agar bisa masuk dalam kebijakan pembangunan Kota Surabaya.

"Reses ini menjadi bukti bahwa keterlibatan warga dalam proses politik sesuatu yang formal, tetapi juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih inklusif dan menyenangkan," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.