Rabu, 17 Jun 2026 18:27 WIB

Operasi Semeru 2025, Polresta Sidoarjo Terjunkan 307 Personel Gabungan

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing saat apel Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang digelar di halaman Polresta Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing saat apel Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang digelar di halaman Polresta Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Operasi Keselamatan Semeru 2025 resmi digelar Polresta Sidoarjo, mulai hari ini, Senin (10/2/2025) hingga 14 hari ke depan. Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing mengatakan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2025, pihaknya menerjunkan sebanyak 307 personel gabungan.

"Selain melibatkan Polresta Sidoarjo, operasi ini juga mendapat dukungan dari Kodim 0816 Sidoarjo, Satpol PP Sidoarjo, serta Dinas Perhubungan Sidoarjo," ucapnya kepada awak media, Senin (10/2/2025).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Dalam kolaborasi ini, pihaknya akan lebih mengedepankan upaya preventif dan preemtif, yang mencakup 80 persen dari total kegiatan.

“Langkah represif tetap dilakukan, tetapi menjadi opsi terakhir," jelasnya.

Kapolresta menambahkan, bahwa sosialisasi keselamatan berlalu lintas juga akan terus digencarkan selama operasi berlangsung.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menggunakan kendaraan sesuai spesifikasi yang ditetapkan mengingat tingginya angka kecelakaan di Kabupaten Sidoarjo.

"Diharapkan operasi ini dapat menekan jumlah insiden yang terjadi. Hindari penggunaan knalpot brong dan selalu pakai helm berstandar SNI. Ini semua demi keselamatan kita bersama. Hal ini karena kecelakaan menjadi penyebab nomor tiga kematian di Indonesia setelah penyakit jantung koroner," tegasnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Christian memaparkan sasaran penindakan dalam operasi Semeru 2025 antara lain pelanggaran dengan membonceng lebih dari satu, pengendara dibawah umur, berkendara melebihi kecepatan serta pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman (safety belt).

"Selain itu juga berkendara menggunakan handphone, berkendara dalam pengaruh alkohol, berkendara melawan arus. Pengendara yang menggunakan knalpot brong, pelanggar traffic light serta berkendara tidak mengenakan helm juga yang tidak sesuai SNI," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.