Rabu, 17 Jun 2026 06:19 WIB

Warga Bogempinggir Sidoarjo Gelar Larung Sesaji untuk Tangkal Balak

Suasana ruwatan larung sesaji Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Suasana ruwatan larung sesaji Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Warga Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo menggelar ruwatan desa Larung Sesaji sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa di setiap bulan ruwah dalam penanggalan Jawa atau menjelang bulan Ramadan.

Kepala Desa Bogempinggir, Sutikno, mengatakan, ruwatan ini dimulai dengan menggelar kirab tumpeng dan sesaji dari Kantor Kepala Desa menuju lokasi perahu tambangan di Sungai Kalimas. Gunungan tersebut kemudian menjadi perebutan warga karena diyakini memiliki keberkahan.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Ia melanjutkan, Larung Sesaji adalah tradisi selamatan warga desa setempat, terutama bagi mereka yang bergantung pada sungai untuk mata pencaharian, seperti penyedia jasa perahu penyeberangan.

"Acara Larung Sesaji ini sama dengan acara ruwat desa pada umumnya, yaitu untuk meminta keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ucapnya kepada jatimnow.com, Minggu (9/2/2025).

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Larung Sesaji ini sengaja dilestarikan oleh warga sekitar untuk melindungi dari balak dan malapetaka.

"Mengingat dulunya pernah terjadi tragedi perahu penyeberangan terguling, pada sungai yang menghubungkan warga Sidoarjo dengan Gersik. (Kejadian) yang menyebabkan banyak korban jiwa saat menaiki perahu penyebrangan. Sejak saat itu, tradisi ini selalu diperingati turun temurun," jelasnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sutikno memaparkan prosesi Larung Sesaji yang digelar oleh warga desanya yang diawali dengan doa bersama di pendopo kantor kepala desa setempat, kemudian tumpeng dan sesaji diarak keliling dan dilarung ke sungai menggunakan perahu.

"Alhamdulillah, dengan suasana khidmat menyelimuti upacara ini, yang sekaligus menjadi momen kebersamaan bagi warga. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisata lokal yang diharapkan terus dilestarikan oleh generasi mendatang," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.