Jumat, 19 Jun 2026 18:06 WIB

Lapas Blitar Gagalkan Penyelundupan Pil Dobel L, Modusnya Dicampur Lauk

Lapas Klas II B Blitar menunjukkan kering tempe yang dicampul pil dobel L. (Foto: Dok Lapas Blitar for jatimnow.com)
Lapas Klas II B Blitar menunjukkan kering tempe yang dicampul pil dobel L. (Foto: Dok Lapas Blitar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Lapas Klas IIB Blitar menggagalkan upaya penyelundupan pil dobel L dengan modus baru. Pil yang masuk kategori obat keras ini dicampur dalam makanan kering tempe.

Makanan ini dikemas dalam beberapa bungkus dan dikirim ke dalam Lapas. Dari hasil pemeriksaan, kering tempe yang telah dicampur pil dobel L ini akan dijual ke sesama narapidana dengan harga Rp40 ribu per bungkus.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Kalapas Klas II B Blitar, Romi Novitrion mengatakan, terungkapnya upaya penyelundupan barang haram ini berkat pemeriksaan petugas. Mereka mencicipi semua makanan yang dikirim untuk warga binaan.

Sebagai bagian dari prosedur keamanan, petugas mencicipi kering tempe tersebut dan merasakan efek tidak biasa, seperti mulut kering dan rasa haus yang berlebihan.

“Kami curiga karena setelah dikonsumsi, ada efek yang tidak wajar. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ditemukan bahwa dalam kering tempe itu terdapat pil dobel L yang telah dihaluskan dan dicampurkan.” ujarnya, Kamis (06/02/2025).

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Makanan kering tempe ini dikirimkan oleh seorang perempuan untuk warga binaan bernama Suparno. Dari hasil pemeriksaan, makanan tersebut sudah dicampur dengan 800 butir pil dobel L.

Pil tersebut dihaluskan terlebih dulu dan diberikan kepada istri Suparno. Sang istri mencampurnya ke makanan kering tempe dan dikirim ke dalam Lapas.

"Menurut pengakuan Suparno, aksi ini sudah dilakukan dua kali, yang kedua kering tempe dikemas rapi dalam beberapa bungkus. Rencananya, akan dijual ke sesama warga binaan dengan harga Rp40 ribu per bungkus," tuturnya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Pihak Lapas menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya ke Polisi. Usai diperiksa, penerima paket tersebut telah dipindahkan ke sel isolasi. Sebagai sanksi, mereka juga mencabut hak warga binaan tersebut termasuk penerimaan remisi.

“Kami langsung mengambil tindakan terhadap penerima dengan memindahkannya ke sel isolasi dan mencabut hak-haknya, termasuk remisi. Sementara untuk pelaku di luar lapas, kami telah menyerahkan kasus ini kepada pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.