Selasa, 16 Jun 2026 06:15 WIB

SDN 1 Banjarsari Sidoarjo juga Dilanda Banjir, Pembelajaran Terpaksa Daring

Banjir di SDN 1 Banjarsari Tanggulangin Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Banjir di SDN 1 Banjarsari Tanggulangin Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Selain SMPN 2 Tanggulangin dan SDN Kedungbanteng Sidoarjo, SDN 1 Banjarsari Tanggulangin juga tergenang banjir.

Kepala SDN 1 Banjarasri, Sulis mengatakan, lingkungan sekolah masih tergenang sehingga membuat pembelajaran tatap muka tidak memungkinkan. Pihak sekolah mengambil langkah darurat dengan mengalihkan pembelajaran secara daring demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Demi kebaikan dan kesehatan para siswa, kami sementara waktu beralih ke pembelajaran daring. Kami juga telah berkoordinasi dengan koordinator wilayah dan dinas pendidikan terkait untuk mencari solusi terbaik," ucapnya kepada jatimnow.com, Kamis (6/2/2025).

Ia melanjutkan, banjir yang melanda sekolah ini, sebelumnya sempat mencapai ketinggian 80 sentimeter menggenangi ruang kelas dan area sekolah lainnya.

"Saat ini, air memang sudah mulai surut hingga sebatas mata kaki, namun kondisi lingkungan sekolah masih belum memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Selain itu, lumpur dan sisa genangan air juga dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan siswa," jelasnya.

Ia juga mengatakan, meski siswa belajar dari rumah, para guru tetap berdinas seperti biasa. Mereka menjalankan tugas dari posko banjir yang didirikan di Posyandu, tepat di sebelah sekolah.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Dari sana, guru-guru tetap mengoordinasikan pembelajaran daring dan membantu mengawasi kondisi lingkungan sekolah selama banjir berlangsung.

"Saat ini seluruh pihak masih menunggu kondisi membaik agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal. Para guru, siswa, dan orang tua terus beradaptasi dengan situasi yang ada, sambil berharap banjir segera surut sehingga sekolah bisa kembali beroperasi seperti biasa," terangnya.

Salah satu siswa kelas 3, Yardan mengungkapkan, keinginannya untuk kembali belajar di sekolah seperti dulu.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Belajar daring tidak seperti tatap muka, lebih banyak teman untuk belajar bersama," kata dia.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi banjir di sekolahnya.

"Maunya pak Bupati cepat membantu sekolah kita biar tidak banjir lagi soalnya tiap tahun sudah jadi langganan," pungkas Yardan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.