Jumat, 19 Jun 2026 08:28 WIB

Emak-emak Puger Jember Kawal Rencana Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Odol

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 03 Feb 2025 15:48 WIB
Emak-emak mengawal pengukuran rencana perbaikan jalan rusak Puger Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Emak-emak mengawal pengukuran rencana perbaikan jalan rusak Puger Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah emak-emak warga Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Jember mengawal rencana perbaikan jalan rusak akibat truk Over Dimension and Over Loading (Odol). 

"Ini katanya mau dilakukan cor. Hari ini antara Imasco dan PU Bina Marga Jawa Timur," kata Hj Nurul Laili di lokasi, Senin (3/2/2025). 

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Namun demikian, Laili menyatakan, warga hingga saat ini masih menolak truk bermuatan berat atau Odol untuk melintasi jalan di wilayah Kasiyan Puger. 

"Masyarakat tetap menolak truk besar tidak boleh masuk, maupun Imasco yang bangun. Sebab belum selesai, dan kalau sudah selesai bisa dibicarakan lagi atau musyawarah sama masyarakat," ungkapnya. 

Bahkan di saat bersamaan, sopir dumptruk melakukan aksi demontrasi di depan Pemkab Jember, karena mendapat penolakan warga yang melintasi jalan Rambipuji - Puger dan meminta kelonggaran muatan. 

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Ini sekarang kan pecah, ada yang demo sekarang ke Jember dan ada yang disini. Ada yang pro dan ada yang kontra. Kalau masyarakat sini tetap di jalur awal, kita minta cor 40 centimeter," pintanya. 

Laili menyayangkan aksi demo yang dilakukan para sopir dumptruk, karena perbaikan jalan rusak akan segera dilakukan dan jalan pasti nanti akan bagus lagi. 

"Namun untuk truk trailer dan muatan diatas 15 ton belum boleh, karena jalan maaih kelas III dan sesuai kesepakatan maksimal 15 ton," ujarnya. 

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Warga sekarang berada di pinggir jalan, ingin melihat langsung proses pengukuran yang akan diperbaiki. 

"Kenapa orang-orang turun, pihak Semen Imasco dan PU Bina Marga Jatim mau datang hari ini. Itu mulai diukur, tinggal kapan dilaksanakan belum tahu. Kita minta penjelasan saja, kapan mau dicor," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.