Kamis, 11 Jun 2026 16:15 WIB

Bupati Trenggalek Launching Program MBG, Siswa Bawa Alat Makan Sendiri

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat melaunching program Makan Bergii Gratis. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat melaunching program Makan Bergii Gratis. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Trenggalek melaunching program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berbeda dengan daerah lain, dalam program MBG ini, siswa diharuskan membawa tempat makan sendiri dari rumah.

Dalam prosesnya, pemkab juga melibatkan kantin sekolah untuk menyediakan MBG ini. Sebagai langkah awal, Pemkab memilih sekolah yang jauh dari kota untuk program ini.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, program ini dilaunching di SMP Satu Atap dan SMP Gotong Royong 2 di Kecamatan Suruh. Pihaknya sengaja memilih sekolah yang jauh dari perkotaan dengan beberapa pertimbangan.

"Lokasi kita pilih yang di pegunungan, karena biasanya kalau dapat program yang pertama dapat itu di seputaran kota. Kita tahu anak-anak pegunungan ini effort-nya mau ke sekolah lebih. Ini saja melihat sekolahnya naik, maka butuh kalori yang lebih banyak, jadi kita dahulukan," ujarnya, Kamis (30/1/2025).

Pemkab menggandeng BAZNAS untuk anggaran program MBG ini. Mereka menggunakan sumber dana dari sedekah yang dikumpulkan oleh BAZNAS.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

"Hari ini kita kembali melakukan uji coba untuk kesekian kalinya. Sumber dananya, ini dari sedekah yang kita kumpulkan melalui BAZNAS," tuturnya.

Terdapat hal yang berbeda dalam penerapan program MBG ini. Di Trenggalek siswa diwajibkan membawa alat makan sendiri dari rumah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi sampah dari alat makan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Selain itu, siswa juga bisa mengambil sendiri nasi sesuai dengan takaran yang dibutuhkan.

"Tidak ada ceritanya antri, kemudian makanannya dingin. Terus kedua yang masak tadi Bu Novita mengapresiasi karena melibatkan kantin. Sedangkan untuk sekolah yang sebelumnya kita melibatkan wali murid. Karena wali murid tahu kesukaan anak-anak itu apa," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.