Jumat, 12 Jun 2026 22:12 WIB

Komisi A DPRD Jatim Janji Seleksi KPID Bebas Calon Titipan

  • Penulis :
  • | Kamis, 30 Jan 2025 17:59 WIB
Aan Haryono salah satu peserta saat menjalani fit and proper test di Komisi A DPRD Jatim. (Foto: Desi for jatimnow.com)
Aan Haryono salah satu peserta saat menjalani fit and proper test di Komisi A DPRD Jatim. (Foto: Desi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 21 orang mengikuti seleksi fit and proper test Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) yang dilakukan oleh Komisi A DPRD Jawa Timur, Kamis (30/1/2025). Komisi A pun berjanji seleksi ini bebas dari titipan.

"Komisi A hari ini melakukan fit and proper test 21 calon anggota KPID yang dibagi menjadi dua sesi, yaitu kamis hari ini ada 11 orang dan besok Jumat 31 Januari 2025 sebanyak 10 orang. Dan dari hasil seleksi fit and proper test diambil tujuh anggota KPID Jatim,” kata Ketua Komisi A Dedi Irwansa.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Dedi mengatakan, Komisi A ingin agar komisioner KPID Jatim yang terpilih nantinya memiliki kapasitas baik dari segi wawasan dan pemahaman tentang tugas dan fungsi. Hal ini menjadi atensi Komisi A yang berwenang menguji para calon.

Maka itu diharapkan, fit and proper test ini berjalan lancar dan bisa menghasilkan kualitas komisioner KPID yang berkualitas dan mampu memajukan lembaga penyiaran di Jatim dengan tantangan dan turbelansi yang luar biasa.

"Sehingga besok bisa menunjang proses edukasi, pelayanan publik dan bisa bersinergi secara optimal dengan Pemerintah Provinsi Jatim," tegas politisi Partai Demokrat ini.

Dedi juga menangkis, anggapan bahwa proses pengisian Komisioner KPID Jatim ini akan politis alias potensi adanya titipan. Politisi muda itu pun menanggapi santai isu politis semacam itu. Komisi A berjanji akan independen.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

"Kita hari ini susah menangkis semua isu. Kita akan pilih secara profesional," tegasnya.

Dari data, calon komisioner KPID Jatim ini diikuti beberapa latar belakang. Mulai dari praktisi media hingga berlatar belakang aktivis. Proses fit and proper test dilakukan dengan cara masing-masing calon memaparkan materi secara bergiliran.

Selain Dedi, pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Jatim mengikuti dan menguji secara langsung para calon Komisioner KPID Jatim. Waktu fit and proper test berkisar 20 menit hingga setengah jam. Fit and proper test ini berlangsung tertutup.

Baca Juga: BUMD Jatim: PAD Minim, Direksi Kaya, Ada Apa di Baliknya?

Turut melakukan pengujian Wakil Ketua Komisi A Boediono dan sejumlah anggota komisi A DPRD Jatim lainnya. Yaitu Hassanudin, Yordan M Batara Goa, Husnul Aqib, Dr. Ahmad Iwan Zunaih, Syaifudin Zuhri, Abdullah Muhdi, Lailatul Qodriyah, Ubaidillah, Sumardi.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.