Kamis, 18 Jun 2026 06:03 WIB

Melihat Sembahyang Akhir Tahun di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung

Umat saat menggelar sembahyang akhir tahun di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Umat saat menggelar sembahyang akhir tahun di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah umat melakukan sembahyang akhir tahun di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. Secara khusyuk mereka melakukan sembahyang di setiap altar. Mulai pukul 00.00 WIB nanti telah masuk tahun baru imlek 2576.

Ketua harian Kelenteng Tjoe Tik Kiong Singgih Santoso mengatakan ritual sembahyang ini dilakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Sembahyang akhir tahun ini memiliki arti menghormati leluhur dan menutup tahun lama. Tak hanya di Kelenteng, ritual sembahyang ini juga bisa dilakukan di rumah.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Seperti saya tadi sembahyang dulu di rumah setelah itu sembahyang lagi di kelenteng," ujarnya, Selasa (28/1/2025).

Menurut Singgih ritual sembahyang ini bisa dilakukan secara pribadi maupun bersama-sama. Hal ini tidak merubah esensi dan makna sembahyang akhir tahun. Mayoritas pengurus kelenteng sendiri telah berusia lanjut. Sehingga pengurus tidak mewajibkan untuk sembahyang akhir tahun di kelenteng.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Kita memaklumi keadaan dan kondisi, sembahyang bisa dilakukan secara pribadi," tuturnya.

Tahun Baru Imlek 2025 ini memiliki shio ular kayu. Singgih berharap di tahun ular kayu tersebut dapat membawa keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Harapan kami pengurus dan umat di tahun ular kayu ini dapat membawa kebaikan bagi semua," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.