Selasa, 16 Jun 2026 16:14 WIB

Terima 7.000 Dosis Vaksin PMK, Pemkab Pacitan Targetkan Rampung Akhir Januari

Vaksin sapi di Pacitan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Vaksin sapi di Pacitan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

jatimnow.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan menerima 7.000 dosis vaksin untuk penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Vaksin tersebut ditargetkan selesai diberikan kepada ternak sapi di seluruh wilayah Pacitan pada akhir Januari 2025.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

“Akhir bulan ini harus tersalurkan dan divaksinkan ke sapi-sapi,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, Selasa (21/1/2025).

Menurut Sugeng, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh petugas kesehatan hewan pada Jumat (17/1/2025). Ia memastikan vaksinasi hanya diberikan kepada sapi yang sehat dan tidak menunjukkan gejala PMK.

“Target rampung akhir Januari. Ini juga persiapan untuk evaluasi dari provinsi. Kami mendapatkan informasi akan ada tambahan vaksin dan obat-obatan di akhir bulan,” tegasnya.

Pacitan, yang dikenal sebagai kota 1001 goa, memiliki populasi sapi mencapai 59.000 ekor. Sebelumnya, vaksin PMK sempat kosong, padahal 791 sapi di daerah ini dilaporkan terpapar PMK.

DKPP Pacitan telah mengajukan permohonan 20.000 dosis vaksin ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pertanian untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Program vaksinasi PMK di Pacitan terakhir kali dilakukan pada Mei 2024, dan semestinya dilanjutkan pada November atau Desember.

Jarwanto, seorang peternak dari Lingkungan Plelen, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan Kota, mengaku 8 dari 30 ekor sapinya pernah terpapar PMK.

“Alhamdulillah, kalau ada vaksin baru. Semoga merata dan saya mendapatkan bagian,” ujar Jarwanto.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Wajib Vaksin PMK

Vaksinasi PMK ini diharapkan dapat mencegah penularan lebih lanjut dan melindungi sapi-sapi di Pacitan dari wabah tersebut.

Sugeng mengimbau para peternak untuk segera melaporkan jika ada indikasi sapi terpapar PMK agar dapat ditangani dengan cepat. Selain itu, ia meminta seluruh pihak mendukung pelaksanaan vaksinasi agar target dapat tercapai tepat waktu.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Pacitan menerima bantuan 7.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bantuan ini diharapkan dapat mengendalikan penyebaran PMK di daerah yang dikenal sebagai Kota 1001 Goa.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.