Jembatan Suramadu Dinilai Tidak Aman, Mahasiswa Geruduk Polres Bangkalan
- Penulis : Fathor Rahman
- | Senin, 20 Jan 2025 19:37 WIB
jatimnow.com - Maraknya peristiwa tali senar yang melukai pengendara di Jembatan Suramadu mendapat sorotan dari sejumlah mahasiswa. Mereka yang menilai akses tersebut tak lagi aman, menggeruduk Polres Bangkalan menuntut perbaikan kinerja kepolisian, pada Senin (20/1/2025).
Koordinator aksi, Bahrul Ulum mengatakan pihaknya mengkritik kinerja Polres Bangkalan yang dinilai tak bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat. Ia juga berharap sejumlah kejadian kriminal di Bangkalan mendapat atensi dari Polda Jatim.
Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang
"Ini sudah dua kali kejadian dan mengakibatkan korbannya terluka semua. Kami ingin kinerja kepolisian ditingkatkan agar kami bisa merasa aman melintas di Suramadu," ujarnya.
Ia juga menyoroti banyaknya kasus pencurian motor di Bangkalan. Tak hanya itu, tak sedikit motor curian dari luar daerah yang turun ke penadah di Bangkalan melalui Suramadu.
Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas
"Aksi curanmor dan pembegalan di jalan sampai saat ini masih marak. Hal ini sangat meresahkan masyarakat Bangkalan dan banyak tudingan negatif dari luar tentang masyarakat Bangkalan," imbuhnya.
Dalam aksi tersebut, massa sempat terlibat kericuhan dengan kepolisian. Pasalnya, Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono tak kunjung keluar saat massa melakukan aksi.
Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan
Kericuhan mulai mereda usai kapolres muncul di tengah massa. Mereka lalu berdialog menyampaikan kritikan untuk kepolisian di Bangkalan.
Editor : Yanuar D